TAPIN — Ketegangan antarwarga di Desa Tangkawang Lama, Kecamatan Bakarangan, berubah menjadi insiden berdarah pada Minggu (15/02/2026). Perkelahian yang terjadi di sekitar lingkungan sekolah dasar itu membuat seorang pria harus menjalani perawatan medis akibat luka serius dari senjata tajam.
Korban bernama Ahmad Yandi (40) diketahui mengalami sejumlah sabetan, sementara lawannya, Muhammad Yamin (38), merupakan warga desa yang sama. Aparat kepolisian segera mengevakuasi korban ke RSUD Datu Sanggul setelah menerima laporan warga mengenai perkelahian tersebut.
Kasi Humas Polres Tapin, Imam Subhan, menyebut petugas mendapati korban dalam kondisi terluka cukup berat sehingga membutuhkan penanganan cepat. “Prioritas kami saat itu memastikan korban segera mendapatkan perawatan medis karena terdapat luka akibat benda tajam,” ungkapnya pada Senin (16/02/2026).
Pemeriksaan medis menunjukkan adanya beberapa luka robek terbuka di bagian kepala, tangan, hingga kaki korban. Polisi juga menemukan sebilah parang di lokasi kejadian yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sejumlah saksi kemudian dimintai keterangan guna memperjelas kronologi bentrokan.
Meski sempat memasuki tahap penyelidikan, perkara ini tidak berlanjut ke proses hukum. Kedua pihak memilih menempuh jalur kekeluargaan dan menandatangani kesepakatan damai di kantor kepolisian sektor setempat pada Senin (16/02/2026) pagi dengan disaksikan perangkat desa.
Dalam kesepakatan itu, masing-masing pihak menyatakan tidak saling menuntut serta berjanji menjaga ketertiban lingkungan. Kepolisian tetap mengingatkan masyarakat agar mengedepankan penyelesaian konflik secara bijak. “Emosi sesaat kerap berujung penyesalan, sehingga kami mengimbau warga menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan,” tegasnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan