Permintaan Tinggi, Harga Ayam di Kubar Ikut Melonjak

Lonjakan permintaan daging ayam menjelang Idulfitri di Melak mendorong kenaikan harga, meski stok dipastikan tetap aman.

KUTAI BARAT – Permintaan daging ayam di Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Lonjakan tersebut berdampak pada kenaikan harga ayam potong di pasaran, meski ketersediaan stok dipastikan tetap aman.

Hal tersebut disampaikan pemilik agen ayam PKT Melak, Nadia, saat diwawancarai, Rabu (25/03/2026). Ia mengatakan, lonjakan pembelian mulai terasa sejak memasuki bulan Ramadan dan semakin meningkat dalam lima hari terakhir menjelang Lebaran. “Lebih banyak, meningkat dari sebelumnya. Memang kalau menjelang Lebaran seperti kemaren, ayam lebih banyak dicari,” ujarnya.

Menurut Nadia, ayam potong menjadi salah satu menu utama masyarakat saat Hari Raya, sehingga permintaan selalu meningkat setiap tahun dibandingkan bahan pangan lain seperti ikan.

Seiring meningkatnya permintaan, harga ayam potong di pasaran juga mengalami kenaikan dari kisaran normal sekitar Rp40.000 per kilogram menjadi Rp52.000 hingga Rp53.000 per kilogram. “Kenaikan ini memang sering terjadi setiap tahun menjelang Lebaran,” katanya.

Meski harga naik, Nadia memastikan ketersediaan stok ayam di wilayah Melak dan sekitarnya masih dalam kondisi aman dan tidak mengalami kendala distribusi. “Alhamdulillah stok aman, tidak ada kendala,” tambahnya.

Ia memperkirakan harga ayam akan kembali normal sekitar 10 hari setelah Lebaran seiring menurunnya permintaan masyarakat.

Saat ini, usaha yang dijalankannya telah memiliki empat cabang yang tersebar di Kubar, yakni di Bigung, Barong, Sumbersari, dan Melak. Namun, meski permintaan terus meningkat, ia mengaku belum berencana menambah cabang baru dalam waktu dekat. “Yang ini saja sudah kewalahan, jadi empat cabang cukup,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat di Kubar tetap antusias membeli ayam sehingga usaha yang dijalankannya dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pada momentum Hari Raya. []

Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com