Gambar Ilustrasi

Permukiman Warga di Danau Panggang Terbakar, Rumah Hangus

Kebakaran dini hari di Desa Sungai Namang, Hulu Sungai Utara, menghanguskan sejumlah rumah dan menyebabkan lima kepala keluarga terdampak.

HULU SUNGAI UTARA – Kebakaran hebat yang melanda permukiman warga di Desa Sungai Namang, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Rabu (25/03/2026) dini hari, mengakibatkan sedikitnya lima kepala keluarga (KK) terdampak dan sejumlah rumah hangus terbakar.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.10 WITA itu berlangsung saat sebagian besar warga masih tertidur, sehingga api dengan cepat membesar sebelum sempat dilakukan penanganan awal oleh warga.

Kebakaran pertama kali diketahui setelah warga melihat kobaran api dari salah satu rumah yang kemudian menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Material rumah yang didominasi kayu serta jarak antarbangunan yang berdekatan mempercepat penyebaran api.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat dan Pemadam Kebakaran (Kabid Linmas dan Damkar) HSU, Barkat, melalui anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) HSU, Edy Saputra, menjelaskan bahwa api diduga berasal dari rumah milik Normian yang saat kejadian dalam kondisi kosong, sebagaimana dilansir Radar Banjarmasin, Rabu, (25/03/2026).

“Saat kejadian rumah dalam kondisi tidak berpenghuni, sehingga api tidak segera diketahui dan sudah membesar saat warga menyadari,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, rumah milik Yusran (2 KK, 6 jiwa), Nikmah (1 KK, 3 jiwa), dan Normian (1 KK, 1 jiwa) dilaporkan hangus terbakar 100 persen. Sementara itu, rumah milik Alfiannor (1 KK, 5 jiwa) mengalami kerusakan sekitar 70 persen, dan rumah Syamsiah (1 KK, 3 jiwa) terdampak sekitar 10 persen.

Edy menambahkan, kondisi angin serta bahan bangunan yang mudah terbakar turut mempercepat meluasnya api ke rumah-rumah di sekitarnya.

“Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api sudah membesar saat petugas tiba. Namun berkat kerja sama semua pihak, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas lebih jauh,” tambahnya.

Sebelum petugas tiba, warga sempat melakukan upaya pemadaman secara manual dengan peralatan seadanya, sekaligus menyelamatkan barang-barang berharga di tengah situasi panik.

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda, dengan kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Saat ini, para korban terdampak mengungsi sementara ke rumah keluarga terdekat sambil menunggu bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSU dan instansi terkait. Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat dengan dominasi bangunan berbahan mudah terbakar. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com