Program Pasar Tani di Paser memungkinkan petani menjual langsung hasil panen kepada masyarakat dengan harga lebih murah dan kualitas lebih segar.
PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Paser terus berupaya memotong rantai pasok sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui Program Pasar Tani. Program ini memungkinkan petani menjual langsung hasil panennya kepada masyarakat, sehingga harga lebih terjangkau dan kualitas produk tetap segar.
Kepala Bidang (Kabid) Sarana, Pengendalian, dan Pengawasan Usaha Pertanian DTPH Paser, Arif Rahman, mengatakan kegiatan Pasar Tani rutin digelar setiap Jumat pagi di halaman kantor DTPH Paser. “Pasar ini kita buka setiap hari Jumat, di halaman depan kantor Dinas Tanaman Pangan. Sebelumnya, mereka berjualan di trotoar, kemudian kami fasilitasi untuk berlokasi disini,” ungkapnya, Minggu (12/04/2026).
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai jenis sayuran segar, seperti bayam, cabai, tomat, timun, dan terong yang langsung dipasok dari petani lokal. Para petani yang tergabung dalam program ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah, salah satunya bantuan kendaraan roda tiga yang dilengkapi boks untuk memudahkan distribusi hasil panen.

“Petani-petani ini berasal dari sentra sayuran kita di Paser yaa, antara lain dari Padang Pengrapat, Sempulang, dan Rantau Panjang. Petani dari wilayah-wilayah ini aktif berpartisipasi dalam pasar tani,” imbuh Arif.
Menurut Arif, keberadaan Pasar Tani menjadi solusi untuk memastikan harga produk lebih terjangkau bagi konsumen sekaligus menjaga kualitas hasil pertanian. “Karena tentu lebih murah ya, kemudian lebih segar, karena konsumen mendapatkan produk langsung dari petani, sehingga kesegarannya terjamin,” tambahnya.
Selain memberikan manfaat bagi konsumen, program ini juga berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani karena dapat menjual hasil panen tanpa melalui perantara. DTPH Paser pun mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pasar ini sebagai alternatif memenuhi kebutuhan pangan segar setiap pekan.
“Program pasar tani ini diharapkan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat optimal bagi petani maupun masyarakat,” pungkasnya. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan