Renovasi Selesai, Masjid Raya Darussalam Samarinda Diresmikan

SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meresmikan renovasi Masjid Raya Darussalam yang berlokasi di Jalan KH Abdullah Marisie, Pasar Pagi, Kota Samarinda, Jumat (13/02/2026). Peresmian ini disaksikan oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Peresmian dilakukan sebagai penanda selesainya pekerjaan renovasi yang menghabiskan dana Rp24,69 miliar dimana pengerjaannya telah berlangsung sejak Juli 2024 hingga Desember 2025. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menegaskan renovasi ini bertujuan meningkatkan kualitas sarana ibadah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Usai peresmian, Wali Kota Andi Harun menyampaikan rasa syukur atas rampungnya renovasi Masjid Raya Darussalam. Ia menilai hasil pekerjaan menunjukkan kualitas yang baik dan diharapkan memberi manfaat luas bagi umat.

“Kita bersyukur Alhamdulillah, akhirnya pekerjaan renovasi Masjid Raya Darussalam Samarinda selesai dengan kualitas yang sangat baik. Dengan selesainya renovasi ini, kami meyakini masjid akan menjadi pusat kegiatan ibadah, kajian keilmuan, sekaligus tempat kegiatan sosial masyarakat,” ujar Andi Harun.

Andi Harun menekankan bahwa Masjid Raya Darussalam memiliki nilai historis yang erat dengan perkembangan Kota Samarinda. Letaknya yang strategis di kawasan Pasar Pagi menjadikan masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga simbol perjalanan sejarah kota. “Masjid ini memiliki nilai sejarah yang tidak bisa dipisahkan dari Kota Samarinda. Karena itu harus terus kita jaga, kita makmurkan, dan kita kembangkan,” kata orang nomor satu di Samarinda ini.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama, khususnya umat Islam, demi menciptakan suasana kota yang harmonis dan penuh keberkahan sehingga semua warga dapat beribadah dengan tenang. “Jika umat beragama di Samarinda terus rukun dan menjaga persatuan, insya Allah kota ini akan menjadi negeri yang penuh berkah,” tutur Andi Harun.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyampaikan rencana pengembangan infrastruktur penunjang di sekitar masjid. Salah satunya pembangunan jalan penghubung antara kawasan Pasar Pagi dan Masjid Raya Darussalam, yang ditargetkan akan terkoneksi sepenuhnya pada 2029. “Tahun ini kami bangun koridor penghubung dari Pasar Pagi ke Masjid Raya. Tahun depan akan dilanjutkan dengan segmen baru menuju kawasan Citra Niaga,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, yang turut hadir, berharap hasil renovasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. “Semoga Masjid Raya Darussalam yang sudah direnovasi ini bermanfaat bagi warga sekitar dan masyarakat luas. Mudah-mudahan menjadi amal baik bagi semua pihak yang terlibat dalam proses renovasi,” ujar Celni kepada awak media.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari

Ia juga mengingatkan pengelola masjid untuk melakukan perawatan berkelanjutan agar bangunan yang diperbaiki dengan anggaran besar tetap terjaga kualitas dan kebersihannya. “Dengan anggaran yang cukup besar, semoga masjid ini bisa dirawat dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Celni.

Dengan diresmikannya renovasi ini, Masjid Raya Darussalam Samarinda semakin berperan sebagai pusat ibadah, pendidikan keagamaan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Selain itu, renovasi ini memperkuat identitas religius dan historis Kota Samarinda, sekaligus menjadi simbol komitmen pemerintah dan masyarakat menjaga warisan budaya dan spiritual kota. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com