Gambar Ilustrasi

Sampit Mencekam! Dua Perampokan dalam Sehari

KOTAWARINGIN TIMUR – Situasi keamanan di Sampit mendadak memanas. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, dua aksi perampokan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (20/02/2026). Salah satu korban bahkan mengalami luka berat akibat serangan brutal pelaku.

Kepolisian memastikan kedua kasus tersebut sudah resmi dilaporkan dan kini sedang dalam proses penyelidikan intensif. Aparat tengah memburu para pelaku yang masih bebas berkeliaran.

Kapolsek Ketapang AKP Anis, mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, menyatakan bahwa pihaknya langsung merespons laporan para korban begitu informasi diterima.

“Begitu laporan masuk, anggota langsung kami turunkan. Saat ini tim masih melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” ungkap AKP Anis, Sabtu (21/02/2026).

Aksi pertama terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Perumahan Pandawa Jalur 7, Jalan Jenderal Sudirman. Korban bernama Marni diserang menggunakan senjata tajam serta benda tumpul yang diduga linggis. Akibatnya, korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

Belum genap setengah hari berselang, peristiwa serupa kembali mengguncang kota. Sekitar pukul 13.00 WIB, kios BRI Link milik Arza Jaya Grup di Jalan HM Arsyad, kawasan Mentawa Baru Hilir, disatroni pelaku bersenjata tajam. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka, namun uang tunai sekitar Rp9 juta dilaporkan raib setelah pelaku melancarkan ancaman.

Menurut AKP Anis, peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci di tengah situasi seperti ini, terlebih menjelang Ramadan yang biasanya diiringi mobilitas warga lebih tinggi.

“Kami sudah memperkuat patroli di sejumlah titik rawan. Namun keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Peran aktif warga sangat dibutuhkan agar lingkungan tetap kondusif,” tegasnya.

Polisi kini mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kemungkinan keterkaitan antara dua aksi tersebut. Aparat juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com