Serangan Molotov di Praha, Rusia Protes ke Ceko dan Desak Pengamanan

Rusia mengirim nota diplomatik kepada Ceko setelah serangan bom molotov merusak gedung Russian House di Praha tanpa menimbulkan korban jiwa.

MOSKOW
– Pemerintah Rusia melalui Kedutaan Besar Rusia di Praha akan mengirimkan nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Republik Ceko menyusul serangan pembakaran terhadap gedung Russian House di Praha, Kamis (27/03/2026), serta menuntut peningkatan pengamanan terhadap properti dan staf diplomatik Rusia di negara tersebut.

Serangan terjadi pada 26 Maret sekitar pukul 22.30 waktu setempat atau 00.30 waktu Moskow. Pelaku melemparkan sekitar enam bom molotov ke arah gedung Russian House yang berada di pusat kota Praha. Tiga bom meledak di bagian luar gedung dan merusak fasad bangunan, sementara tiga lainnya yang diarahkan ke lantai dua, tepatnya area perpustakaan, tidak sempat meledak. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Dilansir dari kantor berita Rusia TASS, Kedutaan Besar Rusia menyebut serangan itu sebagai tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan staf dan fasilitas milik Rusia di luar negeri.

“Kami akan mengirimkan nota diplomatik ke Kementerian Luar Negeri Ceko. Dalam nota tersebut, kami akan kembali mengangkat isu penguatan keamanan di semua properti milik Rusia dan bagi para pegawai misi Rusia di negara ini,” demikian pernyataan misi diplomatik Rusia di Praha.

Pihak kedutaan menegaskan akan mendesak penyelidikan menyeluruh terhadap insiden tersebut, termasuk penangkapan dan penghukuman pelaku, pemberian kompensasi atas kerusakan, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang.

Menurut informasi yang dihimpun, aparat penegak hukum Republik Ceko saat ini tengah melakukan penyelidikan atas serangan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Ceko belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan kasus ini.

Serangan terhadap Russian House terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung antara Rusia dan sejumlah negara Eropa sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah insiden yang menyasar properti dan perwakilan diplomatik Rusia dilaporkan terjadi di berbagai negara Eropa.

Russian House merupakan pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan Rusia yang berfungsi sebagai instrumen diplomasi publik Moskow di luar negeri. Insiden ini menambah daftar kasus keamanan yang melibatkan fasilitas diplomatik Rusia di Eropa, seiring memburuknya hubungan antara Rusia dan negara-negara Barat. []

Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com