Subsidi DP hingga Rp34 Juta, Hunian Siap Huni Hadir di Loa Kulu

KUTAI KARTANEGARA – Kesempatan memiliki rumah dengan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih ringan kini hadir di Desa Margahayu Jonggon, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebuah proyek perumahan yang berlokasi tepat di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Kutai Kartanegara menawarkan promo subsidi uang muka (DP) serta subsidi biaya akad KPR bagi masyarakat, baik karyawan maupun pelaku usaha.

Program promo tersebut disampaikan oleh Fahmi selaku marketing perumahan saat ditemui pada Kamis (19/02/2026) di Jonggon. Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membantu masyarakat memiliki hunian layak tanpa terbebani biaya awal yang tinggi.

“Unit kami ready stock dan siap huni. Selain itu, ada subsidi DP dan subsidi biaya akad KPR yang dibayarkan langsung oleh developer,” ujar Fahmi.

Perumahan tersebut menyediakan dua tipe unit, yakni Tipe 36 dan Tipe 45. Kedua tipe berdiri di atas lahan seluas 105 meter persegi dengan ukuran tanah 7 x 15 meter. Lokasinya dinilai strategis karena berada di lingkungan yang mudah dijangkau, dekat fasilitas pendidikan, serta memiliki akses yang baik menuju pusat aktivitas masyarakat di Loa Kulu dan sekitarnya.

Untuk Tipe 36/105, harga normal ditetapkan sebesar Rp357.870.000. Pengembang memberikan subsidi DP sebesar Rp30.787.000 yang sepenuhnya dibayarkan oleh developer. Calon pembeli hanya perlu menyiapkan uang booking unit sebesar Rp5.000.000. Dengan skema tersebut, sisa plafon KPR menjadi Rp322.083.000. Simulasi angsuran per bulan diperkirakan sebesar Rp6.226.767 untuk tenor 5 tahun, Rp3.575.782 untuk 10 tahun, Rp2.717.919 untuk 15 tahun, dan Rp2.307.503 untuk tenor 20 tahun.

Sementara itu, untuk Tipe 45/105, harga normal Rp397.870.000 dengan subsidi DP sebesar Rp34.787.000 yang juga ditanggung developer. Dengan uang booking Rp5.000.000, sisa plafon KPR menjadi Rp358.083.000. Estimasi angsuran per bulan sebesar Rp6.922.748 untuk tenor 5 tahun, Rp3.975.455 untuk 10 tahun, Rp3.021.708 untuk 15 tahun, dan Rp2.565.418 untuk tenor 20 tahun.

Selain subsidi DP, pengembang juga memberikan subsidi biaya akad KPR sebesar Rp15.000.000 untuk setiap unit. Namun, Fahmi menegaskan bahwa simulasi tersebut bersifat perkiraan.

“Untuk angsuran yang fix atau pasti nantinya akan ditentukan oleh pihak bank sesuai hasil analisis kredit,” jelasnya.

Program KPR ini terbuka bagi karyawan maupun wiraswasta. Persyaratan bagi karyawan meliputi KTP, kartu keluarga, buku nikah atau surat keterangan belum menikah, NPWP, surat keterangan aktif bekerja, slip gaji tiga bulan terakhir, serta rekening koran tiga bulan terakhir. Sementara bagi pelaku usaha, persyaratan mencakup KTP, kartu keluarga, buku nikah atau surat keterangan belum menikah, NPWP, surat keterangan usaha atau NIB, laporan keuangan enam bulan terakhir, serta rekening koran enam bulan terakhir.

Dengan berbagai kemudahan tersebut, pengembang berharap program ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah pertama di wilayah Loa Kulu.

“Kami ingin membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, nyaman, dan terjangkau, terutama dengan promo yang saat ini sedang berjalan,” tutupnya. []

Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com