Gambar Ilustrasi

Tabrak Lari di Tanah Bumbu Tewaskan Remaja 18 Tahun

Kecelakaan di tikungan Jalan Kodeco berujung maut setelah pengemudi pikap diduga melarikan diri, sementara polisi kini memburu pelaku.

TANAH BUMBU – Dugaan kasus tabrak lari kembali terjadi di Jalan Kodeco Km 33, Desa Mantawakan Mulya, Kecamatan Mantewe, yang mengakibatkan seorang remaja berinisial AS (18) meninggal dunia di lokasi kejadian, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 13.30 Wita.

Korban yang merupakan warga Paharangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), tewas setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil pikap yang diduga langsung melarikan diri usai insiden. Peristiwa ini kini dalam penanganan Kepolisian Resor (Polres) Tanah Bumbu.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mantewe, Kusnin, mewakili Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tanah Bumbu, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat. “Petugas kami sudah mendatangi TKP, mencatat saksi-saksi di lapangan, dan mengamankan barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, sebagaimana dilansir TribunKalsel, Senin, (30/03/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Revo berwarna hitam tanpa nomor polisi dari arah Desa Mantawakan Mulya menuju Simpang Empat. Pada waktu bersamaan, sebuah mobil pikap putih dengan nomor polisi KH 89XX KB melaju dari arah berlawanan menuju Mantewe.

Insiden terjadi di ruas jalan menikung. Sepeda motor yang dikendarai korban diduga mengalami oleng saat melintasi tikungan, sebelum akhirnya bersenggolan dengan mobil pikap ketika memasuki jalur lurus. Benturan tersebut menyebabkan korban terpental dan mengalami luka fatal.

Alih-alih memberikan pertolongan, pengemudi mobil pikap justru meninggalkan lokasi kejadian. Tindakan ini menguatkan dugaan kasus tabrak lari yang kini tengah didalami pihak kepolisian.

Petugas Polsek Mantewe yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, jenazah korban dievakuasi bersama relawan untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di HSS.

Hingga saat ini, Polres Tanah Bumbu masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi mobil pikap yang identitas kendaraannya telah diketahui. Kasus ini diharapkan segera terungkap guna memberikan kepastian hukum serta keadilan bagi korban dan keluarga. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com