TARAKAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Utara resmi memanaskan mesin politiknya. Melalui agenda Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik, dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang digelar di Tarakan, Sabtu (14/02/2026), partai berlambang bola dunia itu mengirim sinyal tegas: target kursi harus naik, struktur harus solid, dan kader wajib siap tempur.
Momentum ini bukan sekadar seremonial pelantikan. Ketua DPW PKB Kaltara, Herman, secara terbuka mengumumkan lonjakan ambisi politik partainya. Dari capaian 11 kursi DPRD hasil Pemilu 2024, PKB membidik total 19 kursi di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Kaltara.
“Kita tidak boleh puas dengan 11 kursi. Target ke depan jelas, 19 kursi harus tercapai agar PKB bisa berdiri sebagai fraksi utuh di semua tingkatan,” ujar Herman di hadapan kader dan pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia memaparkan peta perhitungan internal partai. Untuk DPRD Provinsi Kaltara, kursi ditargetkan naik dari dua menjadi empat. Di Tarakan, dari tiga menjadi empat kursi. Nunukan dipatok dari satu menjadi tiga kursi. Malinau dari satu menjadi dua kursi. Bulungan dari dua menjadi tiga kursi, dan Tana Tidung ditargetkan naik dari dua menjadi tiga kursi.
“Semua sudah kami hitung berdasarkan potensi suara. Tidak ada yang asal bicara. Ini kerja terukur,” tegasnya.
Lebih jauh, Herman menekankan bahwa politik bukan sekadar perebutan jabatan. Menurutnya, orientasi politik yang digelar bersamaan dengan pengukuhan bertujuan meningkatkan kualitas kader.
“Jangan hanya ingin duduk di kursi parlemen. Ketika terpilih, kader PKB harus benar-benar punya kapasitas, punya gagasan, dan mampu memperjuangkan aspirasi rakyat,” katanya.
Strategi pun mulai disusun. PKB Kaltara akan melakukan pemetaan suara secara detail dan memastikan struktur PAC di tingkat kecamatan terbentuk 100 persen. Konsolidasi internal disebut menjadi kunci utama.
Bahkan, Herman menyatakan kesiapannya untuk berpindah daerah pemilihan jika dibutuhkan demi mendongkrak perolehan kursi.
“Kalau semua bertahan di dapil aman, siapa yang mau isi wilayah kosong? Kalau perlu saya sendiri maju di dapil yang belum ada kursi. Kita harus berani ambil risiko,” ucapnya.
Tak berhenti di legislatif, PKB Kaltara juga mulai mengintip peluang di eksekutif. Sejumlah nama kader muda digadang-gadang siap maju dalam kontestasi kepala daerah mendatang.
“Kader kita banyak dan energik. Kalau partai memberi mandat, kami siap bertarung, termasuk saya sendiri,” tandas Herman optimistis.
Usai pengukuhan DPW, agenda berikutnya adalah Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota se-Kaltara yang akan digelar bertahap hingga April. PKB Kaltara tampak tidak ingin kehilangan momentum.
Dengan target agresif dan strategi konsolidasi total, peta politik Kaltara dipastikan mulai memanas lebih awal. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan