PASER – Komunitas Teras UMKM Paser menggelar family gathering bertajuk “Ngumpul Depan Teras UMKM” di Gedung Awa Mangkuruku, Tanah Grogot, Sabtu (21/02/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk syukur sekaligus untuk menguatkan sinergi dan semangat kebersamaan antaranggota komunitas.
Founder Teras UMKM, Eka Dian, yang akrab disapa Echa, menjelaskan tema kegiatan ini dipilih untuk menekankan pentingnya komunikasi dan dukungan antaranggota. “Dengan berkumpul di depan teras merupakan simbol ruang terbuka dan tempat berkumpul, sehingga dapat memperkuat ikatan sosial, dan membangun rasa kebersamaan,” ujarnya kepada awak media saat ditemui di salah satu kafe di Tanah Grogot.
Secara filosofis, tema ini juga mengandung makna bahwa UMKM harus saling menopang dan menguatkan. “Seperti halnya tiang-tiang teras yang menopang atap rumah, sehingga menciptakan masyarakat yang lebih kuat, harmonis, dan sejahtera,” imbuh Echa.

Kegiatan ini juga menghadirkan konsep dress code unik, yakni “outfit anti catcalling”. Konsep ini membuat para anggota tampil dengan pakaian sederhana dan tidak mencolok, seperti daster atau sarung yang sudah terlihat usang.
“Kenapa kita pilih tema outfit ini, karena sebagian besar anggota Teras UMKM itu Emak-Emak. Nanti kalau kita tetapkan outfitnya ribet, mereka malas datang. Justru di luar ekspektasi, mereka kreatif. Bahkan aku menekankan kalau ada daster bolong, pakai saja daster bolong, jangan pakai yang baru, jadi lebih natural,” jelas Echa.
Echa menambahkan kegiatan dibuat sesantai dan semenarik mungkin agar anggota merasa nyaman dan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan. Ia juga menyampaikan dukungan sponsor untuk kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah aku sempat banyak juga yang mau jadi sponsor. Rata-rata yang kasih sponsor itu klien MC, ada juga beberapa dari bank. Dari lima bank yang kami ajukan, dua menyanggupi, yaitu Kaltimtara dan BSI. Alhamdulillah, dari hasil sponsor semua anggota yang hadir dapat door prize,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Echa berharap rasa kebersamaan antaranggota Teras UMKM Paser semakin kuat dan kegiatan komunitas dapat mendorong kemajuan seluruh anggotanya. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting| Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan