Sebanyak 15 pekerja terlantar di Tarakan diserahkan kepada Dinsos setelah kepolisian berkoordinasi dengan Disperinaker untuk memastikan mereka memperoleh pendampingan dan penanganan lebih lanjut.
TARAKAN – Sebanyak 15 pekerja yang terlantar di Kota Tarakan akhirnya mendapat penanganan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tarakan setelah kepolisian berkoordinasi dengan instansi pemerintah daerah, Jumat (07/08/2026). Para pekerja tersebut sebelumnya dibawa ke Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Kota Tarakan sebelum diserahkan kepada Dinsos untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Penanganan tersebut melibatkan personel Satuan Samapta (Satsamapta) Kepolisian Resor (Polres) Tarakan bersama anggota jaga. Petugas membantu mengantarkan para pekerja ke instansi yang memiliki kewenangan menangani persoalan ketenagakerjaan dan sosial.
Penanganan itu, sebagaimana diberitakan Polres Tarakan, Jumat, (07/08/2026), dimulai sekitar pukul 16.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Petugas terlebih dahulu membawa 15 pekerja tersebut ke Disperinaker Tarakan untuk berkoordinasi mengenai langkah penanganan yang diperlukan.
Setelah proses koordinasi, para pekerja kemudian dibawa ke Dinsos Tarakan. Seluruhnya telah diterima instansi tersebut untuk mendapatkan pendampingan dan penanganan sesuai prosedur.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan kepolisian dalam menangani warga yang mengalami persoalan sosial dan membutuhkan bantuan langsung. Penyerahan kepada instansi terkait juga dilakukan agar penanganan dapat dilaksanakan sesuai kewenangan masing-masing lembaga.
Polres Tarakan berharap koordinasi lintas instansi dapat terus diperkuat untuk memberikan solusi terhadap persoalan sosial yang muncul di masyarakat. Kehadiran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) juga diharapkan tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi turut membantu masyarakat yang berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan.
Dengan telah diterimanya 15 pekerja tersebut oleh Dinsos Tarakan, proses pendampingan selanjutnya berada dalam penanganan instansi terkait. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memastikan para pekerja memperoleh perlindungan dan solusi atas kondisi yang menyebabkan mereka terlantar di Tarakan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan