150 Kg Sabu Jadi Bukti Keseriusan Polda Kaltara

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah Kalimantan Utara (Polda Kaltara) menegaskan sikap keras tanpa kompromi terhadap peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah perbatasan negara yang rawan menjadi jalur masuk barang haram.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy dalam Press Release Akhir Tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kaltara, Rabu (31/12/2025). Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan bahwa pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas strategis utama jajaran Polda Kaltara.

Menurutnya, posisi geografis Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia menjadikan provinsi ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyelundupan narkotika lintas negara. Karena itu, penguatan penindakan dan pencegahan terus dilakukan secara simultan.

Kapolda mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Polda Kaltara berhasil membongkar jaringan narkotika skala besar dengan total barang bukti mencapai 150 kilogram sabu. Pengungkapan tersebut dinilai sebagai salah satu capaian terbesar dalam sejarah penindakan narkoba di wilayah tersebut.

Ia menyebut, keberhasilan aparat tidak hanya berhenti pada pengungkapan kasus dan penangkapan pelaku, tetapi juga dibarengi dengan upaya pencegahan berbasis masyarakat. Salah satu langkah yang terus didorong adalah pembentukan Kampung Bebas Narkoba.

Program tersebut difokuskan pada kawasan-kawasan rawan, termasuk Selumit Pantai, Kota Tarakan, yang selama ini dikenal memiliki kerentanan terhadap peredaran narkotika. Pendekatan kolaboratif dengan masyarakat dinilai efektif dalam memutus mata rantai peredaran barang terlarang.

Meski mencatat berbagai prestasi, Kapolda tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi institusinya. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan jumlah personel, yang belum sebanding dengan luas wilayah dan kompleksitas tugas di provinsi termuda di Indonesia ini.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Kaltara terus menjalin koordinasi dengan Mabes Polri guna mendorong penambahan kuota personel. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum sekaligus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Polda Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan perbatasan, meningkatkan kualitas penindakan, serta membangun ketahanan sosial masyarakat sebagai benteng utama melawan narkoba. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com