Hasil Resmi Pilpres Peru: Keiko Fujimori Unggul 50,135 Persen

Keiko Fujimori resmi memenangkan pemilihan presiden Peru dengan selisih tipis dan berjanji memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

LIMA – Politikus Keiko Fujimori resmi memenangi pemilihan presiden Peru setelah hasil akhir penghitungan suara menunjukkan keunggulan tipis atas pesaingnya, Roberto Sanchez. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri tiga kegagalan Keiko dalam kontestasi pemilihan presiden sebelumnya serta membuka babak baru kepemimpinan di Peru.

Komisi pemilu Peru menetapkan Keiko meraih 50,135 persen suara pada putaran kedua pemilihan yang berlangsung 7 Juni 2026, unggul tipis dari Roberto Sanchez yang memperoleh 49,865 persen suara. Selisih keduanya sekitar 50 ribu suara dari sekitar 18 juta suara sah yang dihitung.

Dalam pidato kemenangan, Keiko menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan yang dinilai berhasil demi mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. “Kami akan mengidentifikasi seluruh praktik terbaik, inisiatif, dan proyek yang telah membuahkan hasil agar dapat terus dilanjutkan,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Sabtu (04/07/2026).

Keiko juga menegaskan arah pemerintahannya ke depan. “Hari ini menandai awal era baru bagi Peru, era tanggung jawab, dialog, dan hasil untuk memulihkan kepercayaan terhadap institusi kita,” imbuhnya.

Hasil pemilu tersebut menjadi pembalikan situasi dibandingkan pemilihan presiden 2021 ketika Keiko kalah sekitar 45 ribu suara dari Pedro Castillo. Castillo kemudian dimakzulkan dan dipenjara pada 2022 setelah berupaya membubarkan Kongres Peru.

Di sisi lain, Roberto Sanchez menolak mengakui kemenangan Keiko. Politikus yang didukung banyak pemilih di wilayah pedesaan itu menuding terjadi kecurangan dalam pemilu, meski tidak menyampaikan bukti atas tuduhan tersebut. Ia juga menggelar aksi unjuk rasa dan mengajukan pengaduan kepada Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika.

Keunggulan Keiko ditopang oleh dominasi suara di ibu kota Lima serta dukungan pemilih Peru di luar negeri. Hasil tersebut kembali memperlihatkan polarisasi politik yang masih kuat di negara itu setelah satu dekade terakhir diwarnai pergantian kepemimpinan dan ketidakstabilan politik. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com