Mobil Toyota Fortuner menabrak empat sepeda motor secara beruntun di kawasan PIK, Jakarta Utara, menyebabkan dua orang meninggal dunia dan tujuh lainnya luka-luka.
JAKARTA – Rangkaian tabrakan beruntun yang melibatkan sebuah mobil Toyota Fortuner di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Kecamatan Penjaringan, Kota Administrasi Jakarta Utara (Jakut), menewaskan dua pengendara sepeda motor dan melukai tujuh orang lainnya, Selasa (24/03/2026).
Kecelakaan lalu lintas (lalin) tersebut dipicu mobil Fortuner bernomor polisi B-1951-WJG yang dikemudikan pria berinisial CH. Kendaraan itu diduga terus melaju setelah menabrak sejumlah kendaraan di beberapa titik hingga akhirnya menimbulkan korban jiwa.
Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) Kepolisian Resor Metro (Polres Metro) Jakarta Utara (Jakut), Edy Wibowo, menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil melaju dari arah utara ke selatan dan menabrak kendaraan lain di sekitar kawasan Fresh Market.
Mobil kemudian tetap melaju ke arah Jalan Marina Raya dan kembali menabrak kendaraan lain di dekat Rukan Cordoba. Setelah itu, mobil menabrak sepeda motor Honda Beat di sekitar Rukan Exclusive, lalu kembali menabrak dua sepeda motor Honda PCX di dekat kantor pemasaran kawasan tersebut.
Tidak berhenti, kendaraan tersebut terus melaju hingga Jalan Mandara Permai di dekat Rumah Sakit (RS) PIK dan menabrak sepeda motor Yamaha Aerox.
Akibat insiden tersebut, lima kendaraan terlibat dalam kecelakaan, terdiri dari satu mobil dan empat sepeda motor. “Ada lima kendaraan yang terlibat kecelakaan dan pengendara PCX berinisial AS dan pengendara Aerox meninggal dunia,” kata Edy sebagaimana dilansir Detiknews, Selasa, (24/03/2026).
Korban pertama, pengendara Honda PCX berinisial AS, mengalami luka di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia. “Jasad korban sudah dibawa pulang keluarga,” ujar Edy.
Korban kedua, pengendara Yamaha Aerox berinisial CR, juga mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. “Jasad korban saat ini sudah dikirim ke RSCM,” kata Edy.
Selain dua korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. Sejumlah kendaraan serta fasilitas umum di sepanjang jalur kejadian juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelalaian maupun kondisi kendaraan.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan