BENGKAYANG – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 3 Januari 2026. Api yang diduga berasal dari salah satu ruko penjual pakaian itu dengan cepat menjalar dan menghanguskan sedikitnya 22 unit ruko dalam waktu singkat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat aktivitas pasar masih berlangsung. Kepulan asap hitam pekat disertai kobaran api membuat warga panik dan berhamburan menyelamatkan diri serta barang dagangan.
Seorang warga Seluas, Vigur, yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa api pertama kali terlihat muncul dari salah satu kios pakaian di dalam kompleks pasar. “Saya berada di lokasi saat kejadian. Api awalnya terlihat dari salah satu toko pakaian yang ada di Pasar Seluas,” kata Vigur saat dihubungi melalui pesan suara, Sabtu (03/01/2026).
Menurutnya, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian belakang pasar, sehingga membuat upaya penyelamatan barang nyaris mustahil dilakukan. “Sekitar pukul 17.00 WIB api mulai tampak jelas dan langsung menjalar ke area belakang pasar,” ujarnya.
Upaya pemadaman dilakukan selama hampir dua jam dengan melibatkan sejumlah unit pemadam kebakaran dari Kabupaten Bengkayang, dibantu armada pemadam milik beberapa perusahaan swasta. Api baru dapat dikendalikan menjelang pukul 18.30 WIB.
“Sekarang situasi sudah lebih terkendali. Api berhasil dipadamkan dan arus lalu lintas yang sempat ditutup sudah kembali dibuka sekitar pukul 18.30 WIB oleh aparat,” ungkap Vigur.
Meski api berhasil dijinakkan, kerugian material diperkirakan cukup besar. Berdasarkan informasi sementara dari warga sekitar, jumlah ruko yang terbakar berkisar antara 22 hingga 25 unit. “Jumlah pastinya masih didata, tapi informasi yang kami dengar ada sekitar 22 sampai 25 ruko yang hangus,” katanya.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. “Penyebab kebakaran belum diketahui. Masih dilakukan penyelidikan,” tambah Vigur.
Pantauan di lokasi menunjukkan petugas pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan sisa-sisa api agar tidak kembali menyala. Sejumlah ruko tampak rata dengan tanah, sementara puing-puing bangunan berserakan di area pasar.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kebakaran pasar tradisional di Kalimantan Barat, sekaligus menjadi peringatan serius terkait sistem keamanan dan pencegahan kebakaran di kawasan perdagangan padat aktivitas. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan