BULUNGAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menyiapkan program retreat khusus untuk seluruh kepala desa se-Bulungan. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus menyamakan persepsi arah pembangunan.
Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah masuk dalam perencanaan daerah dan didukung anggaran APBD 2026. “Anggaran sudah kita alokasikan lewat DPMD. Retreat ini untuk seluruh 74 desa, tidak ada yang terkecuali,” katanya kepada wartawan, Jumat (06/02/2026).
Menurut Syarwani, retreat baru akan digelar setelah Hari Raya Idulfitri 2026. “Kita pilih pasca Lebaran supaya semua kepala desa, termasuk 13 desa yang baru hasil Pilkades 2025, bisa fokus menyelesaikan RPJMDes mereka terlebih dahulu,” ujarnya.
Ia menegaskan, tidak ada kepala desa yang boleh absen. Retreat ini menjadi momen penting untuk memastikan semua pemimpin desa berada pada visi yang sama dengan kebijakan pembangunan daerah. “Saya minta semua kades hadir. Ini kesempatan penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka,” tegasnya.
Kepala DPMD Bulungan, Sigit Raharjo, menambahkan bahwa anggaran untuk retreat sudah disiapkan, mencapai Rp200 juta, dan kegiatan akan digelar di wilayah Bulungan agar lebih efisien. “Kegiatan ini juga menghadirkan Forkopimda sebagai narasumber, sehingga arahan dan materi yang diberikan lebih langsung dan aplikatif bagi kepala desa,” kata Sigit.
Program retreat ini akan menitikberatkan pada penguatan kepemimpinan, tata kelola pemerintahan desa, dan sinkronisasi program desa dengan kebijakan Pemkab Bulungan. Dengan cara ini, Pemkab berharap kepala desa lebih siap menghadapi tantangan pembangunan dan memastikan pelayanan masyarakat berjalan optimal.
“Kami ingin kepala desa tidak hanya menjalankan program, tapi benar-benar paham arah pembangunan dan mampu memimpin desa sesuai visi daerah,” pungkas Syarwani. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan