BK Porprov Taekwondo Kaltim Resmi Digelar, 186 Atlet Bersaing

SAMARINDA — Pengurus Taekwondo Indonesia (TI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan geliat dan semangat baru di bawah kepemimpinan Hasanuddin Mas’ud. Optimisme tersebut tercermin melalui pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Senior Taekwondo Kaltim yang dirangkaikan dengan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), yang menjadi agenda perdana kepengurusan baru pascapemilihan ketua pada 12 November 2025.

Kejuaraan tersebut resmi dibuka pada Sabtu (20/12/2025) dan dipusatkan di Dojang Taekwondo, Kompleks Polder Air Hitam, Kota Samarinda. Ajang ini diikuti oleh 186 atlet taekwondo terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur, yang bersaing untuk memperebutkan gelar juara provinsi sekaligus tiket menuju Porprov mendatang.

Ratusan atlet tersebut berkompetisi dalam dua nomor utama, yakni kyorugi (tarung) dan poomsae (jurus). Berdasarkan data panitia pelaksana, sebanyak 122 atlet ambil bagian pada nomor kyorugi, sementara 64 atlet lainnya bertanding di kategori poomsae. Keikutsertaan atlet dari berbagai daerah ini mencerminkan pemerataan pembinaan taekwondo di Kaltim yang terus berkembang.

Ketua Pengprov TI Kaltim, Hasanuddin Mas’ud atau yang akrab disapa Hamas, menegaskan bahwa kejuaraan ini memiliki makna strategis bagi masa depan taekwondo daerah. Menurutnya, BK Porprov dan Kejurprov Senior bukan sekadar kompetisi, melainkan menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan oleh masing-masing pengurus kabupaten dan kota.

“Kejuaraan ini merupakan gambaran dari proses latihan yang sudah dilalui. Atlet yang bertanding hari ini adalah potret dan wajah taekwondo Kalimantan Timur ke depan,” ujar Hamas dalam sambutannya.

Ia menambahkan, ajang ini juga menjadi momentum penting untuk menyiapkan atlet-atlet potensial yang akan memperkuat daerahnya pada Porprov, sekaligus menjadi fondasi pembinaan menuju kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional.

Lebih jauh, Hamas menekankan bahwa kejuaraan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan. Ia mengingatkan seluruh atlet agar menjadikan pertandingan sebagai media pembentukan karakter, mental, dan sikap hidup yang menjunjung nilai-nilai luhur taekwondo.

“Berjuanglah untuk meraih prestasi. Menanglah dengan cara yang terhormat dan bermartabat, karena itu esensi dari taekwondo,” tegas Hamas.

Menurutnya, nilai disiplin, rasa hormat, pengendalian diri, dan sportivitas harus menjadi pegangan utama setiap atlet, baik di dalam maupun di luar arena pertandingan. Hamas yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim itu berharap, seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan etika dan persaudaraan antarsesama atlet.

BK Porprov dan Kejurprov Senior Taekwondo Kaltim ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi taekwondo di Benua Etam. Selain menjadi ajang seleksi atlet, kejuaraan ini juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan berkelanjutan guna melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com