Belasan Rumah Warga Rusak Diterjang Angin di Martapura

MARTAPURA – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Martapura Timur sejak dini hari menimbulkan kerusakan cukup serius. Angin kencang yang bertiup sejak subuh dilaporkan merusak belasan rumah warga dan menyebabkan material bangunan beterbangan, Selasa (23/12/2025).

Selain merobohkan sebuah billboard di kawasan Gambut, terjangan angin juga menghantam permukiman di Desa Melayu Ulu dan Desa Pematang Baru. Dua desa tersebut dilaporkan menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

Data sementara menyebutkan lebih dari 15 rumah warga mengalami kerusakan. Mayoritas bangunan terdampak pada bagian atap yang terlepas akibat kuatnya hembusan angin.

Pantauan di lapangan menunjukkan rangka atap, pecahan asbes, dan material bangunan berserakan hingga menutup sebagian akses jalan lingkungan. Bahkan, sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat, termasuk ada yang roboh.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, saat kondisi cuaca mendung disertai hujan dengan intensitas cukup tinggi. “Anginnya sangat kencang. Banyak atap rumah terlepas dan terbang bersama rangka kuda-kudanya. Jadi seluruh bagian atapnya terangkat,” ungkap Syarif, salah satu warga setempat.

Ia menambahkan, material bangunan yang beterbangan sempat tersangkut di jaringan kabel listrik, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi bahaya lanjutan. “Selain rumah, pohon-pohon di sekitar permukiman juga banyak yang patah dahannya,” katanya.

Hingga kini, jumlah pasti rumah yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh aparat desa dan petugas terkait. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, Kampung Melayu Ulu disebut sebagai wilayah dengan kerusakan paling signifikan. “Masih didata oleh pembakal dan petugas. Jumlah pastinya belum diketahui,” ujarnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com