Warga Rela Antre Sejak Pagi Demi LPG Murah di Tanah Grogot

PASER – Antusiasme masyarakat menyambut operasi pasar murah di Outlet Pangan Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tampak tinggi. Sejak pagi hari, ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Paser bekerja sama dengan Perum Bulog ini menyediakan berbagai komoditas pangan strategis, mulai dari beras, gula pasir, hingga minyak goreng. Tak hanya itu, ratusan tabung LPG 3 kilogram juga disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Operasi pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 22–23 Desember 2025, dan mulai dibuka sejak Senin (22/12/2025) pagi. Lonjakan pengunjung sudah terlihat sejak jam operasional pertama.

Salah seorang warga Tanah Grogot, Abdul Mutaher, mengaku datang sejak pukul 07.00 Wita demi mendapatkan tabung LPG bersubsidi. Banyaknya warga yang datang membuatnya harus mengantre cukup lama untuk memperoleh nomor pengambilan.

“Saya sudah datang dari pagi, tapi masih harus menunggu antrean untuk dapat nomor pengambilan gas,” ujarnya di sela antrean.

Abdul menuturkan, harga LPG 3 kg di pasar murah jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di pangkalan. Kondisi itulah yang mendorongnya tetap bertahan mengantre.

“Kalau di pangkalan bisa sampai Rp45 ribu. Di sini cuma Rp22 ribu, tentu sangat membantu,” katanya.

Warga lainnya, Rendy, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin oleh pemerintah daerah. Menurutnya, pasar murah sangat membantu masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Kalau bisa digelar rutin tiap bulan, pasti lebih meringankan beban warga karena banyak kebutuhan pokok yang disediakan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Paser, Muhammad Mukhlis, menjelaskan bahwa operasi pasar murah merupakan langkah strategis untuk menekan laju inflasi pangan menjelang momen Nataru. Ia memastikan ketersediaan stok bahan pokok dalam kondisi aman hingga akhir tahun.

“Untuk beras, stok hampir 3.000 ton. Gula tersedia sekitar 30 ton, dan minyak goreng juga masih mencukupi hingga awal Januari dengan stok sekitar 1.500 liter,” jelas Mukhlis.

Dengan pelaksanaan operasi pasar murah ini, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga dan daya beli masyarakat tidak tergerus selama libur akhir tahun. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com