Gambar hanya ilustrasi

Arus Penumpang Pelabuhan Kayan II Tembus 1.000 Orang Jelang Nataru

BULUNGAN – Aktivitas di Pelabuhan Kayan II, Jalan Sabar Lama, Bulungan, Kalimantan Utara, meningkat tajam menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sejak empat hari sebelum perayaan, arus penumpang yang menggunakan jasa transportasi sungai dan laut mengalami lonjakan signifikan, memicu kepadatan di area pelabuhan dan menguji kesiapan layanan transportasi.

Jika pada hari biasa jumlah penumpang berkisar 600 orang per hari, memasuki periode H-4 hingga H-3 Nataru, angka tersebut melonjak hingga menembus sekitar 1.000 penumpang per hari. Peningkatan ini didominasi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman maupun bepergian ke sejumlah daerah tujuan liburan di wilayah Kalimantan Utara.

Staf Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Utara, Siddiq, menyampaikan bahwa tren peningkatan penumpang diperkirakan masih akan berlangsung hingga mendekati pergantian tahun. Kendati demikian, pihak pengelola belum melakukan penambahan armada speedboat, mengingat jumlah armada yang tersedia dinilai masih mencukupi kebutuhan angkutan.

Menurut Siddiq, saat ini terdapat puluhan armada speedboat yang beroperasi setiap hari melayani penumpang. “Dalam satu hari, ada 23 unit speedboat yang beroperasi. Kapasitasnya bervariasi, mulai dari sekitar 40 kursi hingga 80 kursi per armada,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (24/12/2025).

Dari sisi tarif, harga tiket penyeberangan juga masih diberlakukan normal tanpa kenaikan. Penumpang dikenakan biaya sebesar Rp145 ribu per orang. Ia menegaskan, hingga kini belum ditemukan praktik penyesuaian tarif di luar ketentuan yang berlaku selama masa peningkatan arus penumpang.

Secara operasional, aktivitas di Pelabuhan Kayan II berjalan relatif lancar. Tidak ada gangguan teknis berarti yang dilaporkan, selain meningkatnya kepadatan penumpang di jam-jam tertentu. Petugas pelabuhan pun disiagakan untuk mengatur arus naik-turun penumpang agar tetap tertib.

Namun demikian, kepadatan ini turut meningkatkan potensi risiko bagi pengguna jasa. Siddiq mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap barang bawaan masing-masing. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan di tengah kondisi pelabuhan yang ramai. “Penumpang perlu memastikan barang bawaannya tetap aman dan tidak tertinggal atau tertukar,” katanya.

Lonjakan penumpang pada masa libur panjang seperti Nataru merupakan fenomena tahunan di Pelabuhan Kayan II. Meningkatnya mobilitas masyarakat menjadikan pelabuhan ini sebagai salah satu simpul transportasi vital di Bulungan. Ke depan, peningkatan kualitas layanan dan pengaturan arus penumpang menjadi tantangan tersendiri guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa selama periode padat tersebut. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com