JAWA BARAT — Cuaca ekstrem kembali menimbulkan korban di Kabupaten Bogor. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, membuat atap rumah warga ambruk dan melukai penghuninya.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/12/2025) sore, saat intensitas hujan meningkat dan angin bertiup kencang. Dalam kondisi cuaca yang memburuk, pemilik rumah masih berada di dalam bangunan yang mulai bocor di sejumlah titik.
“Saat cuaca sedang hujan deras dan angin cukup kencang, pemilik rumah sedang membersihkan lantai yang basah dikarenakan atap rumah yang bocor,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, Kamis (25/12/2025).
Tak berselang lama, atap bangunan rumah tiga lantai itu tiba-tiba runtuh. Material bangunan langsung menimpa penghuni rumah yang berada di bawahnya, menyebabkan korban mengalami luka cukup serius.
“Lalu tiba-tiba atap pada bangunan rumah setinggi tiga lantai ambruk menimpa korban sehingga mengakibatkan luka pada bagian kepala,” ungkapnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor. Petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat dan pendataan kerusakan.
Menurut BPBD, kerusakan yang terjadi tergolong sedang. “Satu rumah rusak sedang, kerusakan atap bangunan rumah tiga lantai ambruk meliputi ruang kamar mandi, dapur, dan kamar,” sebutnya.
Material atap yang ambruk kemudian dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama petugas. Sementara itu, korban yang mengalami luka di bagian kepala segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. “Korban luka pada bagian kepala dan sudah dibawa ke rumah sakit Ciawi untuk dilakukan penanganan,” pungkasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan ancaman cuaca ekstrem di wilayah Bogor dan sekitarnya, terutama bagi permukiman warga yang rawan terdampak hujan lebat dan angin kencang. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan