BENGKAYANG – Popularitas Puncak Bukit Su Saleh yang terletak di Jalan Raya Tanjung Gundul, Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, kini menyisakan persoalan serius. Destinasi alam yang sempat viral dan ramai dikunjungi pendaki tersebut justru menghadapi ancaman kerusakan lingkungan akibat tumpukan sampah yang berserakan di area puncak.
Pantauan di lokasi menunjukkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik bekas makanan, botol minuman, hingga bungkus camilan, ditemukan menumpuk di sejumlah sudut puncak bukit. Kondisi ini memicu keprihatinan warga sekitar yang merasa keindahan alam Bukit Su Saleh tidak lagi terjaga seperti sebelumnya.
Salah satu warga setempat, Nurmita (26), mengungkapkan bahwa kondisi tersebut sangat berbeda dibandingkan beberapa waktu lalu. Ia menilai meningkatnya jumlah pengunjung tidak diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.
“Kalau dulu suasananya masih bersih dan nyaman, sekarang justru banyak sampah tertinggal di atas. Sejak ramai dikunjungi, kebersihannya makin menurun,” ujar Nurmita saat ditemui, Kamis (25/12/2025).
Menurutnya, sebagian pendaki masih menganggap remeh persoalan sampah dan tidak memiliki tanggung jawab terhadap barang bawaan mereka sendiri. Padahal, jalur pendakian Bukit Su Saleh bukanlah kawasan wisata yang dikelola secara penuh dengan petugas kebersihan.
“Naik ke bukit itu seharusnya sadar diri. Apa yang dibawa dari bawah, ya harus dibawa turun lagi, bukan malah ditinggal begitu saja,” katanya dengan nada kesal.
Ia juga menyoroti lemahnya kesadaran pengunjung, meskipun di sekitar kawasan bukit telah dipasang sejumlah spanduk imbauan untuk menjaga kebersihan. Spanduk tersebut, kata Nurmita, seolah hanya menjadi pajangan tanpa dipatuhi oleh sebagian pendaki.
“Sebenarnya peringatan sudah jelas terpasang, tapi masih saja ada yang mengabaikan. Ini soal sikap, bukan soal kurangnya imbauan,” ujarnya.
Warga berharap kondisi ini segera mendapat perhatian serius, baik dari pengunjung maupun pihak terkait. Jika dibiarkan, tumpukan sampah dikhawatirkan akan merusak ekosistem sekitar dan menurunkan daya tarik Bukit Su Saleh sebagai tujuan wisata alam.
Masyarakat sekitar mengajak para pendaki untuk tidak hanya datang menikmati pemandangan, tetapi juga ikut bertanggung jawab menjaga kelestarian alam. Mereka menilai, tanpa kesadaran kolektif, keindahan Bukit Su Saleh hanya akan menjadi cerita masa lalu akibat ulah manusia yang tidak peduli lingkungan. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan