PARIS – Cuaca ekstrem kembali menelan korban di Pegunungan Alpen Prancis. Aktivitas ski yang semula dianggap aman berubah menjadi petaka setelah serangkaian longsoran salju menghantam sejumlah resor musim dingin, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai beberapa lainnya.
Insiden paling mematikan terjadi di resor La Plagne, wilayah Savoie, pada Jumat (26/12/2025) siang waktu setempat. Seorang pemandu gunung berusia 60 tahun bersama lima pemain ski terseret longsoran saat melintas di area off-piste pada ketinggian sekitar 2.600 meter. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 GMT.
Pemandu tersebut sempat dievakuasi dan mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong setelah mengalami serangan jantung di rumah sakit pada malam harinya. Dalam peristiwa yang sama, seorang perempuan berusia 50 tahun mengalami luka serius, sementara dua pemain ski lainnya menderita cedera ringan.
Beberapa jam berselang, longsoran salju kembali terjadi di lokasi berbeda. Kali ini, bencana menghantam kawasan dekat Desa Valloire, di bawah Gunung Jovet dengan ketinggian sekitar 2.300 meter. Empat pemain ski lintas alam dilaporkan terseret material salju yang meluncur deras dari lereng gunung.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung, sedangkan dua lainnya hanya mengalami luka ringan. Selain itu, seorang pemain ski lintas alam asal Italia berusia 40 tahun juga mengalami cedera parah akibat longsoran salju di kawasan dekat Montgenevre.
Otoritas setempat menegaskan bahwa meskipun wilayah tersebut dikategorikan sebagai area dengan tingkat risiko rendah, perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir meningkatkan potensi bahaya secara signifikan. “Risiko rendah tidak berarti tanpa risiko,” kata gendarmerie Savoie.
Pihak berwenang pun kembali mengingatkan para wisatawan dan penggemar olahraga musim dingin agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat memilih jalur ski di luar lintasan resmi, di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan