Dapur Jadi Sarang King Cobra, Warga Sampit Panik

KOTAWARINGIN TIMUR — Suasana pagi di sebuah rumah warga di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak berubah mencekam. Seekor ular king cobra tiba-tiba ditemukan berada di dalam dapur rumah, membuat penghuni rumah panik dan ketakutan.

Ular berbisa mematikan  itu diketahui masuk ke dapur rumah milik Feri Wahyudi, yang berlokasi di Jalan Metro TV Gang Regu, Jumat (26/12/2025) pagi. Temuan tak terduga tersebut langsung menggegerkan seluruh anggota keluarga yang berada di dalam rumah.

Menyadari ancaman serius terhadap keselamatan keluarganya, Feri tidak berani mengambil risiko. Ia segera menghubungi layanan Emergency WhatsApp Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotim untuk meminta bantuan evakuasi.

Respons cepat pun diberikan. Tim Rescue Damkar Kotim dari Peleton 2 langsung bergerak menuju lokasi hanya berselang sekitar dua menit setelah laporan diterima. Mengingat jenis ular yang dihadapi merupakan salah satu predator paling berbahaya di dunia, proses evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat dan prosedur keselamatan tinggi.

Kepala Peleton 2 Damkar Kotim, Muhammad Febbry, menjelaskan bahwa king cobra dikenal agresif dan memiliki bisa yang sangat mematikan, sehingga setiap langkah penanganan harus dilakukan secara terukur dan profesional.

“Ular berada di area dapur rumah warga. Tim langsung melakukan evakuasi dengan prosedur keselamatan. Sekitar 31 menit, ular berhasil diamankan tanpa ada korban,” ujarnya.

Menurut Febbry, keberhasilan evakuasi tersebut tidak terlepas dari kesigapan warga dalam melapor serta kesiapan personel damkar yang selalu siaga menghadapi kondisi darurat, termasuk ancaman satwa liar yang masuk ke permukiman.

Situasi di lokasi sempat menegangkan, mengingat pergerakan ular yang tidak terduga dan posisi berada di ruang sempit dalam rumah. Namun berkat koordinasi yang baik dan peralatan yang memadai, petugas berhasil mengendalikan situasi tanpa menimbulkan cedera pada warga maupun petugas.

Setelah ular berhasil diamankan, operasi penyelamatan dinyatakan selesai dan kondisi rumah dinyatakan aman.

“Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangani sendiri jika menemukan hewan liar berbahaya, segera laporkan ke Damkar,” katanya.

King cobra tersebut selanjutnya ditangani sesuai prosedur oleh petugas agar tidak kembali membahayakan lingkungan sekitar. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar tetap waspada, terutama saat musim hujan yang kerap membuat satwa liar keluar dari habitat aslinya dan masuk ke kawasan permukiman. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com