BENGKAYANG – Penyelesaian pengaspalan Jembatan Sungai Ted di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas elemen masih menjadi kekuatan utama pembangunan di wilayah perbatasan. Infrastruktur vital yang selama ini dikeluhkan warga akhirnya rampung setelah dikerjakan melalui kerja bersama antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.
Jembatan Sungai Ted selama bertahun-tahun menjadi penghubung utama aktivitas warga Dusun Jagoi Babang. Namun kondisi permukaannya yang rusak dan licin kerap menimbulkan persoalan serius, terutama saat curah hujan tinggi. Tidak sedikit warga yang harus menunda perjalanan ke pasar, sekolah, maupun tempat kerja karena akses yang sulit dilalui kendaraan.
Melalui keterlibatan Kodim 1209/Bengkayang, proses perbaikan jembatan dilakukan secara bertahap hingga mencapai tahap akhir berupa pengaspalan dan penataan marka jalan. Kehadiran aparat TNI di lapangan tidak hanya sebatas membantu tenaga kerja, tetapi juga memastikan proses teknis berjalan sesuai standar keselamatan.
Seorang perwira Kodim 1209/Bengkayang menegaskan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan semata untuk tugas pertahanan, melainkan juga untuk membantu menjawab kebutuhan dasar warga, termasuk akses infrastruktur.
“Ketika jalur transportasi warga terganggu, roda perekonomian ikut terhambat. Karena itu kami hadir untuk mendorong percepatan perbaikan agar aktivitas masyarakat kembali normal,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).
Partisipasi warga setempat juga menjadi faktor penentu keberhasilan proyek ini. Sejak awal pengerjaan, masyarakat terlibat secara aktif melalui sistem gotong royong. Beberapa warga bahkan membawa peralatan pribadi dan meluangkan waktu di sela aktivitas harian demi memastikan jembatan dapat segera digunakan.
Kini, setelah proses pengaspalan rampung, jembatan tersebut kembali berfungsi optimal. Arus transportasi warga berjalan lebih lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalkan. Pemerintah desa dan tokoh masyarakat berharap perbaikan ini menjadi titik awal peningkatan kualitas infrastruktur lain di kawasan perbatasan Bengkayang.
Keberhasilan pembangunan Jembatan Sungai Ted sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara aparat negara dan masyarakat tetap relevan sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan, khususnya di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan