KUTAI BARAT – Aktivitas arus penumpang di Pelabuhan Melak, Kabupaten Kutai Barat, menjadi perhatian serius aparat kepolisian menjelang puncak libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman, Polsek Melak memperketat pengamanan di Pos Pengamanan (PAM) Terpadu yang berada di kawasan pelabuhan, Minggu (28/12/2025).
Pelabuhan Melak merupakan salah satu simpul transportasi sungai paling vital di Kutai Barat. Setiap momentum libur panjang, kawasan ini mengalami lonjakan penumpang yang cukup signifikan, baik warga lokal maupun pendatang dari daerah sekitar. Kondisi tersebut menuntut kesiapsiagaan ekstra aparat guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Sejak pagi hari, sejumlah personel Polsek Melak terlihat disiagakan di area pelabuhan. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pintu masuk pelabuhan, area tunggu penumpang, hingga dermaga keberangkatan dan kedatangan kapal. Petugas juga aktif melakukan patroli dialogis dengan masyarakat serta awak kapal.
Kapolsek Melak menyampaikan bahwa penguatan pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Lilin yang digelar serentak untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurutnya, fokus pengamanan tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga keselamatan penumpang.
“Kami ingin memastikan masyarakat bisa bepergian dengan rasa aman. Pelabuhan menjadi titik krusial karena mobilitas tinggi, sehingga kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain pengamanan fisik, personel juga memberikan imbauan langsung kepada penumpang agar tetap waspada terhadap barang bawaan, menghindari praktik calo, serta mematuhi aturan keselamatan selama berada di atas kapal. Pemeriksaan secara visual terhadap kapal dan kelengkapan keselamatan turut dilakukan bekerja sama dengan instansi terkait.
“Kami mengingatkan agar penumpang tidak memaksakan diri naik kapal yang sudah penuh dan selalu menggunakan alat keselamatan yang tersedia. Keselamatan adalah prioritas utama,” katanya.
Di sisi lain, aparat juga mengantisipasi potensi gangguan seperti tindak kriminal, peredaran minuman keras, hingga konflik antarpenumpang yang kerap muncul saat kepadatan meningkat. Pos PAM Terpadu difungsikan sebagai pusat koordinasi sekaligus tempat masyarakat menyampaikan laporan atau meminta bantuan.
Pengamanan di Pelabuhan Melak dijadwalkan berlangsung selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Polsek Melak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan kepolisian demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kutai Barat.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada petugas di lapangan,” pungkas Kapolsek. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan