Kriya Nusa Kaltara Dibuka, UMKM Adu Produk di Akhir Tahun

TARAKAN – Pameran Kriya Nusa Kalimantan Utara 2025 mulai digelar di Tarakan Art & Convention Centre (TACC), Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Minggu (28/12/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penutup tahun yang menyatukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Utara.

Pameran yang menampilkan produk kriya dan kuliner khas daerah ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Kamis, 1 Januari 2026. Ratusan produk lokal dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan berbasis budaya lokal hingga aneka olahan makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

Sejak hari pertama pembukaan, puluhan stan UMKM terlihat mulai ramai dikunjungi pengunjung. Sektor kuliner menjadi salah satu daya tarik utama, dengan sekitar 29 stan yang menawarkan beragam menu makanan siap saji, jajanan tradisional, hingga minuman kekinian. Harga yang ditawarkan bervariasi, namun sebagian besar masih berada di kisaran ramah di kantong.

Kehadiran Kriya Nusa Kaltara 2025 dinilai menjadi ruang strategis bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya sekaligus menguji daya saing di tengah pasar yang semakin kompetitif. Selain warga Tarakan, pameran ini juga menyasar wisatawan yang datang ke kota tersebut selama libur Natal dan Tahun Baru.

Salah seorang pelaku UMKM kuliner, Masrullah, mengatakan pameran ini memberi peluang besar bagi pedagang kecil untuk meningkatkan penjualan. Ia mengaku sengaja menetapkan harga murah agar produknya dapat dijangkau semua kalangan. Menu seperti bakso bakar, sosis bakar, serta minuman dingin dijual dengan harga rata-rata Rp10 ribu per porsi.

“Konsepnya kami ingin makanan yang sederhana tapi bisa dinikmati semua pengunjung. Harapannya, selain laku, produk kami juga semakin dikenal,” ujarnya.

Pelaku UMKM lainnya, Saprani, turut menghadirkan menu berkuah yang diberi merek khas lokal, yakni Nguah Bah. Ia menjelaskan, penamaan tersebut terinspirasi dari bahasa sehari-hari masyarakat Tarakan. Menu yang disajikan antara lain steamboat sederhana, mie nyemek, serta pilihan paket hemat untuk pembeli daring maupun pengunjung langsung.

“Kami ingin mengangkat identitas lokal, bukan hanya dari rasa, tapi juga dari nama produknya. Itu yang kami tawarkan di sini,” katanya.

Selain transaksi penjualan, pameran ini juga diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas melalui promosi, jejaring usaha, serta peningkatan kualitas produk. Pemerintah daerah dan pihak penyelenggara menargetkan kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang tidak hanya seremonial, tetapi berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan beragam pilihan produk dan suasana yang dirancang sebagai destinasi hiburan akhir tahun, Kriya Nusa Kaltara 2025 diproyeksikan menjadi salah satu titik keramaian masyarakat Tarakan selama libur pergantian tahun. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com