Gambar ilustrasi

Paket Online ke Kalbar Meledak, Gudang Kian Padat

PONTIANAK – Arus pengiriman paket belanja daring menuju Kalimantan Barat terus menunjukkan tren peningkatan signifikan. Lonjakan ini dirasakan langsung oleh para pekerja di sektor logistik, khususnya di gudang penyortiran milik perusahaan e-commerce yang melayani distribusi ke wilayah Pontianak dan sekitarnya.

Salah seorang petugas penyortiran paket, Agus, mengungkapkan bahwa volume kiriman yang masuk ke Kalbar dalam beberapa waktu terakhir jauh lebih padat dibandingkan hari-hari biasa. Paket yang diterima tidak hanya berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, tetapi juga melalui sejumlah titik transit sebelum akhirnya dikirim ke Pontianak.

“Kiriman ke Kalbar sekarang jalurnya beragam. Ada yang langsung dari pusat distribusi besar, ada juga yang singgah dulu di gudang transit seperti Kosambi, baru kemudian diteruskan ke sini,” kata Agus saat ditemui di Pontianak, Minggu (28/12/2025).

Menurut Agus, peningkatan arus paket ini semakin terasa menjelang dan selama perayaan hari besar keagamaan nasional, seperti Natal dan Tahun Baru. Pada periode tersebut, aktivitas belanja masyarakat melalui platform daring cenderung meningkat drastis.

“Setiap ada momen besar, jumlah paket pasti melonjak. Walaupun saya tidak pegang data pastinya, tapi dari ritme kerja di lapangan, kenaikannya cukup terasa,” ujarnya.

Selain faktor musiman, strategi pemasaran agresif dari perusahaan e-commerce juga dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya pengiriman. Berbagai promo diskon, gratis ongkir, hingga penawaran kilat mendorong masyarakat untuk berbelanja secara online, termasuk di Kalimantan Barat.

“Banyak pelanggan tergiur promo. Begitu ada potongan harga atau ongkir murah, pesanan langsung membludak,” kata Agus.

Namun, di balik meningkatnya volume pengiriman, muncul persoalan lain di sektor tenaga kerja. Agus menuturkan bahwa lonjakan paket tersebut belum diikuti dengan penambahan jumlah karyawan, khususnya di bagian penyortiran.

“Tenaganya masih itu-itu saja. Jadi beban kerja otomatis bertambah, terutama saat kiriman sedang padat,” tuturnya.

Meski demikian, proses distribusi tetap diupayakan berjalan sesuai target agar paket dapat sampai ke tangan konsumen tepat waktu. Perusahaan, kata Agus, telah memperkirakan bahwa lonjakan pengiriman masih akan berlanjut hingga akhir tahun, seiring tingginya minat belanja masyarakat.

Fenomena ini menunjukkan perubahan pola konsumsi masyarakat Kalbar yang semakin bergeser ke belanja daring. Di sisi lain, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi sektor logistik untuk menjaga kualitas layanan, kesejahteraan pekerja, serta ketepatan distribusi di tengah volume pengiriman yang terus meningkat. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com