KOTAWARINGIN TIMUR – Insiden kebakaran kendaraan kembali terjadi di wilayah perkotaan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Kali ini, sebuah sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 4, Kecamatan Mentawa Baru Hulu, dilalap api pada Minggu pagi (04/01/2026). Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga sekitar dan mengganggu arus lalu lintas di jalur utama tersebut.
Kejadian berlangsung di sekitar kawasan Perumahan Pandawa, yang dikenal sebagai area dengan aktivitas kendaraan cukup padat. Warga yang berada di sekitar lokasi pertama kali menyadari adanya kebakaran setelah melihat asap tebal keluar dari bagian belakang sepeda motor. Dalam hitungan menit, api membesar dan membakar hampir seluruh bagian kendaraan.
Kondisi tersebut memicu kepanikan sesaat. Sejumlah pengguna jalan memilih memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti sejenak untuk memastikan situasi aman. Beberapa pengendara lainnya mengalihkan jalur untuk menghindari kemungkinan api menjalar ke kendaraan lain yang terparkir di sekitar lokasi.
Melihat api yang terus membesar, warga sekitar bergerak cepat melakukan pemadaman darurat. Dengan peralatan seadanya, mereka berupaya menjinakkan api menggunakan air dan pasir. Langkah itu dilakukan sembari memindahkan kendaraan lain agar tidak terdampak.
Salah seorang warga setempat menyebutkan bahwa api muncul secara tiba-tiba tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya. Menurutnya, upaya pemadaman dilakukan secepat mungkin agar kebakaran tidak meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
“Kami melihat asap keluar dari motor, tidak lama kemudian api langsung membesar. Warga langsung sigap agar tidak menjalar ke kendaraan lain,” tuturnya.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sebelum membakar fasilitas lain di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, sepeda motor yang terbakar mengalami kerusakan berat dan dipastikan tidak dapat digunakan kembali.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan teknis pada kendaraan, seperti masalah pada sistem kelistrikan atau mesin. Meski demikian, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi kendaraan, khususnya sistem kelistrikan. Pemeriksaan rutin dinilai perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran, terutama bagi kendaraan yang sering digunakan atau diparkir di ruang terbuka.
Warga berharap adanya perhatian lebih dari pihak berwenang terkait penanganan dan pencegahan kebakaran kendaraan di ruang publik, mengingat kejadian serupa kerap terjadi dan berpotensi membahayakan keselamatan umum. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan