KUTAI TIMUR – Detik-detik mencekam dialami dua orang pemancing di perairan Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. Kapal kecil yang mereka tumpangi mendadak terbalik dihantam cuaca buruk, Kamis (08/01/2025), membuat keduanya nyaris meregang nyawa di tengah laut.
Insiden itu terjadi saat angin kencang disertai gelombang tinggi menerjang kawasan perairan Kutim. Kapal pemancing yang tak mampu menahan terjangan ombak mengalami kerusakan hingga akhirnya terbalik dan hanyut.
Situasi darurat sempat dilaporkan ke Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Timur. Salah satu korban berhasil menghubungi rekannya dan menyampaikan titik koordinat sebelum sinyal komunikasi terputus.
Mendapat laporan tersebut, Sat Polairud langsung bergerak cepat. Tim penyelamat diterjunkan ke lokasi dengan berpatokan pada koordinat terakhir yang dikirim korban, meski kondisi laut saat itu tergolong berisiko tinggi.
Kasat Polairud Polres Kutim AKP Sudarwanto mengungkapkan bahwa pencarian dilakukan dalam situasi cuaca yang tidak bersahabat. “Anggota kami bergerak berdasarkan informasi posisi terakhir korban. Cuaca saat itu cukup ekstrem, sehingga proses pencarian membutuhkan kewaspadaan ekstra,” jelasnya.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Kedua pemancing akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, meski mengalami kelelahan berat setelah berjam-jam bertahan di laut terbuka.
Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke lokasi aman untuk mendapatkan pemeriksaan awal dan memastikan kondisi kesehatan mereka stabil.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas respons cepat personel Sat Polairud dalam menangani kejadian tersebut. “Respons cepat di lapangan menjadi kunci utama keselamatan korban. Saya mengapresiasi kesiapsiagaan dan profesionalisme personel Polairud,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat yang beraktivitas di laut menjadi prioritas, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Kutim. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melaut ketika cuaca tidak mendukung. Keselamatan jiwa harus selalu diutamakan,” tegasnya.
Pasca peristiwa ini, Polres Kutim memastikan patroli perairan dan edukasi keselamatan pelayaran akan terus ditingkatkan guna mencegah kecelakaan laut serupa terulang kembali. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan