Camat Long Kali Raih Terbaik I di HUT ke-69 Kaltim

SAMARINDA – Camat Long Kali, Kabupaten Paser, Muhammad Arfah, berhasil meraih predikat Camat Berprestasi Terbaik I pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur yang digelar di GOR Kadrie Oening, Samarinda, Kamis (09/01/2025). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, inovasi, serta konsistensi kinerja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik hingga menjangkau masyarakat perdesaan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, berupa plakat penghargaan yang disertai emas seberat 20 gram. Penganugerahan ini menjadi salah satu agenda puncak peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur yang dihadiri kepala daerah, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta perwakilan kecamatan dari seluruh wilayah Kalimantan Timur.

Muhammad Arfah dinilai berhasil menghadirkan berbagai terobosan pelayanan publik di Kecamatan Long Kali, meskipun wilayah tersebut berada di kawasan perbatasan dengan keterbatasan infrastruktur dan sumber daya. Di tengah berbagai tantangan tersebut, Long Kali mampu menunjukkan kinerja pemerintahan kecamatan yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui kepemimpinan yang adaptif dan pendekatan pelayanan yang responsif.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami. Kami tidak menyangka bisa meraih juara pertama, mengingat Kecamatan Long Kali berada di wilayah perbatasan dengan berbagai keterbatasan,” ujar Muhammad Arfah saat diwawancarai secara resmi usai kegiatan.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Paser melalui program Paser Tuntas. Salah satu fokus utama yang dijalankan adalah peningkatan kualitas pelayanan publik yang disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat desa.

“Kami berkomitmen bahwa kesetiaan dan loyalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah harga mati. Kami ingin pelayanan pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” tegasnya.

Sejumlah inovasi pelayanan menjadi poin penilaian utama dalam penghargaan tersebut. Di antaranya adalah program Sapa Warga Long Kali, yakni pelayanan administrasi kependudukan secara jemput bola dari desa ke desa tanpa pungutan biaya. Program ini dinilai efektif dalam memangkas biaya masyarakat sekaligus mencegah praktik pungutan liar.

Selain itu, terdapat pula program Camat Menyapa, di mana aparatur kecamatan bermalam di desa untuk berdialog langsung dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga. Pendekatan ini dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Kami ingin memastikan bahwa kami tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk memahami persoalan secara nyata,” jelasnya.

Tak hanya di bidang pelayanan administrasi, Kecamatan Long Kali juga aktif mendorong penguatan ekonomi desa melalui Klinik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta mendukung program Paser Berbuah dengan pengembangan komoditas jambu air sebagai alternatif sumber ekonomi masyarakat selain perkebunan kelapa sawit.

Muhammad Arfah menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah akhir dari upaya peningkatan pelayanan, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Long Kali. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik, inovatif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pembangunan berbasis masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur. []

Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com