NUNUKAN — Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah perbatasan kembali terbongkar. Satuan Reserse Narkoba Polres Nunukan meringkus dua pria berinisial MY dan A yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran sabu di kawasan padat permukiman Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara.
Pengungkapan kasus ini dilakukan pada Senin (05/01/2026), setelah aparat menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di sekitar Jalan Kampung Rambutan, Kelurahan Nunukan Timur. Informasi tersebut menyebutkan adanya transaksi narkotika yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Kasi Humas Polres Nunukan Ipda Sunarwan mengatakan laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif oleh tim opsnal Satresnarkoba. “Kami menerima informasi sekitar pukul 13.30 Wita mengenai seorang pria yang diduga aktif melakukan transaksi sabu. Tim langsung turun ke lapangan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,” ujar Sunarwan, Jumat (09/01/2026).
Hasil pemantauan mengarah pada seorang pria berinisial A, yang kemudian diamankan sekitar pukul 14.30 Wita di sebuah pondok di pinggir Jalan Kampung Rambutan. Dari pemeriksaan awal, A diduga berperan sebagai perantara yang mengarahkan pembeli ke pemasok utama. “Dari keterangan A, kami mendapatkan petunjuk menuju lokasi tersangka lain yang berinisial MY, jaraknya tidak jauh dari titik penangkapan pertama,” jelasnya.
Petugas kemudian bergerak ke sebuah rumah kontrakan di Jalan Teuku Umar RT 013, Kelurahan Nunukan Tengah, dan berhasil mengamankan MY tanpa perlawanan. Dalam penggeledahan yang disaksikan warga, polisi menemukan 12 paket kecil sabu dengan berat bruto sekitar 1,36 gram. “Sabu ditemukan di lantai ruang tamu dan disembunyikan dalam kotak rokok. Barang tersebut diduga telah siap diedarkan,” ungkap Sunarwan.
Selain narkotika, polisi juga menyita dua unit ponsel, uang tunai Rp2.090.000, serta perlengkapan plastik pembungkus. Kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolres Nunukan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Polres Nunukan menegaskan komitmennya untuk terus menekan peredaran narkoba di wilayah perbatasan dan mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan