Tambang Tanpa Izin Kembali Tewaskan Pekerja

KAPUAS HULU – Tragedi kembali terjadi di sektor pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kalimantan Barat. Seorang pekerja tambang emas ilegal dilaporkan tewas setelah tertimbun longsor saat beraktivitas di Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu.

Peristiwa maut itu terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026, ketika korban sedang bekerja di area tambang emas tradisional yang selama ini diketahui beroperasi tanpa izin resmi. Tanah di sekitar lokasi tambang mendadak ambles dan menimbun korban, membuat proses penyelamatan tidak sempat dilakukan.

Kepala Desa Ujung Said, Dian Pramana Putra, membenarkan insiden tersebut dan menyebut kejadian itu kembali menegaskan tingginya risiko aktivitas PETI yang masih marak di wilayahnya.

“Kejadian itu benar terjadi pada Kamis, 8 Januari 2026. Korban meninggal setelah tertimbun material longsor di lokasi tambang emas ilegal yang masih digarap warga,” ujar Dian saat dikonfirmasi, Minggu, (11/01/2026).

Menurutnya, lokasi kejadian merupakan area PETI yang telah lama menjadi perhatian aparat dan pemerintah setempat. Meski demikian, aktivitas tambang ilegal tersebut belum sepenuhnya berhenti.

“Jenazah korban sudah berhasil dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Proses pemakaman dilakukan oleh keluarga secara mandiri,” jelasnya.

Dian menambahkan, sebelum insiden ini terjadi, aparat kepolisian bersama pemerintah desa dan kecamatan telah berulang kali memberikan sosialisasi serta peringatan kepada masyarakat terkait larangan penambangan emas tanpa izin.

“Kami bersama Polsek Jongkong sudah menyampaikan larangan dan risiko PETI. Namun, kenyataannya masih ada warga yang tetap bekerja di lokasi tersebut,” katanya.

Aktivitas PETI sendiri terus menjadi sorotan karena tidak hanya mengancam keselamatan pekerja, tetapi juga berdampak serius terhadap lingkungan, mulai dari kerusakan lahan hingga pencemaran sungai. Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa praktik tambang ilegal menyimpan bahaya besar yang kerap berujung pada hilangnya nyawa. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com