Gambar Ilustrasi

Perjalanan Berakhir Duka, Warga Pegat Batumbuk Meninggal di Laut

BERAU – Musibah kecelakaan air kembali merenggut nyawa di wilayah perairan Kabupaten Berau. Seorang pria asal Kampung Pegat Batumbuk, Kecamatan Pulau Derawan, ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya bersama sang istri terbalik di sekitar perairan Kampung Sukan, Senin (12/01/2026).

Korban diketahui bernama Muhammad Tang (MT). Ia sempat dilaporkan hilang usai insiden nahas tersebut, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh warga setempat.

Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pencarian korban dilakukan secara swadaya oleh warga setelah mendapat informasi adanya kecelakaan perahu. “Korban yang sebelumnya hilang akhirnya ditemukan oleh warga. Saat ditemukan, kondisinya sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi,” kata Bunyamin saat dikonfirmasi.

Kejadian bermula ketika warga sekitar menemukan seorang perempuan berpegangan pada pohon nipah di perairan tak jauh dari Kampung Sukan, sekitar pukul 09.00 Wita. Perempuan tersebut belakangan diketahui merupakan istri korban. “Istri korban ditemukan selamat dan meminta pertolongan. Dari keterangannya, mereka mengalami kecelakaan setelah perahu menabrak pohon nipah saat dalam perjalanan menuju Tanjung Redeb,” jelas Bunyamin.

Benturan tersebut menyebabkan perahu yang mereka tumpangi terbalik. Sang istri berhasil menyelamatkan diri dengan bertahan di pohon nipah, sementara korban terseret arus dan menghilang.

Tak lama setelah upaya pencarian dilakukan, jasad korban ditemukan dan langsung dievakuasi. Atas permintaan keluarga, jenazah segera dibawa ke Kampung Pegat Batumbuk untuk dimakamkan. “Pihak keluarga meminta agar jenazah langsung dibawa ke kampung asal,” tambahnya.

Peristiwa ini juga dibenarkan Kapolsek Sambaliung AKP Ridwan Lubis. Ia menyatakan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. “Anggota sudah turun ke lokasi. Berdasarkan informasi awal, korban telah dievakuasi masyarakat dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menghimpun keterangan untuk melengkapi kronologi kejadian. Sementara itu, keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih agar proses pemakaman segera dilaksanakan. “Keluarga menyatakan keberatan dilakukan autopsi dan langsung membawa jenazah ke rumah duka,” pungkas AKP Ridwan. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com