Baru Dirawat 10 Menit, Pengendara Lansia Meninggal Usai Kecelakaan

KUTAI TIMUR – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan poros Sangatta–Bontang. Seorang pengendara sepeda motor lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan mobil pikap di kawasan Simpang Sangatta, Kecamatan Teluk Pandan, Selasa (13/01/2026).

Peristiwa tragis itu menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di ruas penghubung dua kota tersebut, yang dikenal memiliki arus kendaraan padat dan kecepatan tinggi. Insiden terjadi sekitar 500 meter dari Mapolsek Teluk Pandan, tepat di jalur lurus yang kerap digunakan pengendara untuk mendahului kendaraan lain.

Korban diketahui bernama Mustamin (60), warga Tanjung Laut, yang saat kejadian mengendarai sepeda motor dari arah Sangatta menuju Kota Bontang. Di belakangnya, melaju sebuah mobil pikap yang dikemudikan MR, warga Kutai Timur asal Teluk Lingga.

Kepolisian menyebut, kecelakaan bermula ketika mobil pikap mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun, pada saat yang bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban diduga melakukan manuver berbelok secara mendadak di jalur lurus.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Timur, AKP Rezky Nur Meihendra, menjelaskan bahwa jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi pikap tidak memiliki ruang cukup untuk menghindar. “Pengemudi kendaraan di belakang sebenarnya sudah berupaya mengantisipasi, tetapi karena manuver motor terjadi secara tiba-tiba dan jaraknya sudah sangat dekat, benturan tidak bisa dielakkan,” jelas Rezky saat dikonfirmasi, Selasa (13/01/2026).

Benturan keras menyebabkan korban terpental dan mengalami luka berat, terutama di bagian kepala. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melaporkan ke pihak berwajib.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Taman Husada Bontang dalam kondisi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Namun upaya medis tidak mampu menyelamatkan nyawanya. “Korban sempat mendapatkan penanganan intensif. Namun dalam waktu kurang lebih sepuluh menit setelah tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Rezky.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa pengemudi pikap untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Sementara kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti.

Kasat Lantas Kutim juga mengingatkan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih berhati-hati saat melakukan manuver di jalur cepat. “Ruas Sangatta–Bontang ini bukan jalur lokal. Manuver mendadak sangat berisiko, apalagi bagi pengendara usia lanjut. Kami terus mengimbau agar pengguna jalan lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan,” tegasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com