Modus Lama Terulang, Motor Hilang di Area Rumah Sakit

MALINAU – Kasus dugaan pencurian sepeda motor kembali menghantui lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malinau. Seorang warga Tanjung Lapang, Ramadhani, harus menelan pil pahit setelah sepeda motor miliknya dengan nomor polisi KU 5176 raib saat diparkir di area rumah sakit.

Insiden ini menambah daftar panjang kasus serupa yang terjadi di lokasi yang sama, sekaligus memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya sistem keamanan di fasilitas layanan kesehatan tersebut.

Kepolisian Resor Malinau membenarkan telah menerima laporan kehilangan tersebut dan langsung melakukan langkah awal penyelidikan. KBO Satreskrim Polres Malinau, Iptu Welly, menyebut pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. “Begitu laporan masuk, anggota kami langsung turun melakukan pemeriksaan TKP. Kami juga menelusuri rekaman CCTV di penginapan sekitar, namun hingga kini belum ditemukan petunjuk signifikan,” ujar Iptu Welly, Rabu (15/01/2026) malam.

Ia mengungkapkan, pencurian di area RSUD Malinau bukan kali pertama terjadi. Bahkan, kasus ini tercatat sebagai kejadian ketiga dengan pola yang hampir serupa. “Ini sudah kejadian ketiga. Polanya sama, hanya lokasi parkirnya berbeda. Sebelumnya di area depan, yang terakhir ini di parkiran samping,” ungkapnya.

Menurut Welly, area parkir samping RSUD Malinau menjadi titik rawan karena minim penerangan dan tidak terjangkau pengawasan petugas keamanan. “Lokasi itu gelap, tidak ada penjagaan, dan jaraknya cukup jauh dari pos sekuriti. Kami berharap pihak rumah sakit segera memasang CCTV tambahan di area parkir,” tegasnya.

Sementara itu, korban Ramadhani menceritakan motor tersebut terakhir kali ia lihat pada Minggu (11/01/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB, setelah digunakan untuk berbelanja. Ia menginap di rumah sakit karena mendampingi anaknya yang dirawat.

Namun, keesokan paginya, Senin (12/01/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, motor itu sudah tidak berada di tempat semula. “Pagi hari saya hendak keluar, tapi motor sudah hilang. Saya cari ke seluruh area parkir, tidak ada sama sekali,” tuturnya.

Ramadhani juga mengaku kecewa dengan respons petugas keamanan rumah sakit yang dinilainya tidak kooperatif. “Saya minta mereka menanyakan ke petugas jaga malam, barangkali motor dipindahkan. Tapi jawabannya hanya tidak tahu, seolah tidak mau membantu,” keluhnya.

Korban kemudian melapor ke polisi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, penyelidikan di lokasi terkendala karena keterbatasan jangkauan kamera pengawas. “CCTV hanya satu dan posisinya di depan. Tidak menjangkau parkiran samping. Ruang monitor juga bukan di pos satpam,” jelas Ramadhani.

Pihak kepolisian memastikan penyelidikan masih berlanjut dan meminta masyarakat lebih waspada saat memarkir kendaraan, khususnya di area publik dengan pengawasan terbatas. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com