JAKARTA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menjadi narasumber dalam program Nusaraya Media Kompas.com yang disiarkan Kompas TV, Kamis (15/01/2026), di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Mudyat Noor memaparkan arah dan fokus pembangunan PPU sebagai gerbang utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sejak awal menjabat, Mudyat Noor menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya adalah membangun fondasi jangka panjang yang terukur dan berkelanjutan, selaras dengan visi pembangunan PPU 2025–2029, yakni: “Berkolaborasi Membangun PPU yang Unggul, Berkeadilan, Sejahtera, dan Berdaya Saing sebagai Gerbang IKN.”
“Pembangunan daerah diarahkan pada keseimbangan antara infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, tata kelola pemerintahan, serta penguatan ekonomi rakyat dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan,” bebernya.
Dijelaskannya, dalam beberapa tahun terakhir, PPU mencatat kemajuan signifikan, terutama pada pembangunan infrastruktur strategis penyangga IKN, peningkatan pelayanan publik berbasis digital, serta program kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan tepat sasaran.
“Sebagai daerah penyangga IKN, tantangan utama PPU adalah mengelola dampak perubahan besar agar tetap adil dan berkelanjutan. Oleh karena itu, integrasi pembangunan PPU dan IKN menjadi agenda utama dalam seluruh dokumen perencanaan daerah,” paparnya.
Mudyat Noor menekankan sektor pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan di PPU. Menurutnya, kualitas SDM merupakan kunci kemajuan daerah. Tanpa SDM yang baik, masyarakat akan tertinggal dari perkembangan zaman. “Berbagai dukungan terhadap dunia pendidikan di PPU terus kami lakukan, seperti kerjasama dengan sejumlah universitas ternama, program Kartu Penajam Cerdas (KPC), program beasiswa, dan sebagainya,” kata Mudyat Noor.
Selain pendidikan, sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM juga menjadi fokus pembangunan agar menjadi motor ekonomi lokal dan memperoleh manfaat langsung dari kehadiran IKN. “Di sisi lain, perlindungan lingkungan hidup tetap menjadi arus utama kebijakan pembangunan,” ucapnya.
Menutup wawancara, Bupati Mudyat Noor mengajak seluruh masyarakat PPU untuk berkolaborasi dan bergotong royong memanfaatkan momentum kehadiran IKN demi mewujudkan PPU yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.
“Tanpa dukungan seluruh masyarakat, pemerintah juga tidak akan mampu berbuat banyak untuk daerah ini. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama membangun PPU yang kita cintai ini agar lebih baik lagi,” tutupnya. []
Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan