KUBU RAYA – Harapan keluarga dan warga Dusun Cabang Ruan, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, untuk menemukan Nuriman (48) akhirnya harus pupus. Setelah tujuh hari pencarian intensif, pria yang dilaporkan tenggelam saat memancing di perairan Karang Anyar itu belum juga ditemukan. Operasi pencarian resmi dihentikan.
Penghentian operasi dilakukan setelah tim SAR gabungan menyelesaikan pencarian hari ketujuh pada Kamis sore (15/01/2026). Selama sepekan penuh, berbagai metode telah dikerahkan untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, menyampaikan bahwa sejak hari pertama hingga hari ketujuh, seluruh unsur SAR bekerja maksimal dengan memperluas jangkauan pencarian di sepanjang alur sungai.
“Area pencarian diperlebar, baik ke arah hulu maupun hilir sungai. Tim juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi korban, namun hasilnya masih nihil,” ungkap Junetra saat dikonfirmasi pada Jumat (16/01/2025).
Menurutnya, tim SAR mengombinasikan penyisiran menggunakan perahu, pengamatan visual di sepanjang bantaran sungai, serta analisis pergerakan arus berdasarkan kondisi lapangan. Meski demikian, hingga pukul 16.00 WIB pada hari ketujuh, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Setelah dilakukan evaluasi bersama keluarga korban dan seluruh unsur SAR yang terlibat, disepakati bahwa operasi pencarian dihentikan. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan hasil pencarian yang tidak menunjukkan perkembangan signifikan.
“Karena tidak ditemukan petunjuk baru, operasi SAR kami hentikan dan korban dinyatakan hilang. Namun, apabila di kemudian hari muncul informasi atau indikasi baru, pencarian akan dibuka kembali,” jelas Junetra.
Dengan dihentikannya operasi tersebut, seluruh personel SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing.
Nuriman dilaporkan hilang sejak Senin (05/01/2026). Warga mulai curiga setelah korban yang diketahui tinggal seorang diri tidak kunjung kembali ke rumah selama tiga hari. Kekhawatiran itu mendorong warga melakukan pencarian mandiri di sekitar sungai yang biasa dijadikan korban sebagai lokasi memancing.
Dalam penyisiran tersebut, warga menemukan sampan milik Nuriman beserta peralatan memancingnya masih berada di sungai. Namun, tidak ada tanda keberadaan korban di sekitar lokasi. Temuan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian dan diteruskan ke Tim SAR untuk penanganan lebih lanjut. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan