BANJARMASIN – Warga Gang 20, Jalan Sutoyo S, Kelurahan Teluk Dalam, Kota Banjarmasin, dikejutkan oleh peristiwa kebakaran yang terjadi pada Sabtu, (17/01/2026). Insiden tersebut sempat memicu kepanikan karena api tidak langsung terlihat, melainkan tersembunyi di bagian dalam plafon rumah yang berbahan kayu.
Peristiwa ini diketahui pertama kali setelah warga melihat kepulan asap tebal keluar dari sela-sela atap bangunan. Kondisi tersebut membuat situasi semakin mengkhawatirkan, mengingat sebagian besar rumah di kawasan itu berdempetan dan didominasi material mudah terbakar.
Laporan kebakaran diterima oleh relawan pemadam kebakaran sekitar pukul 06.56 Wita. Warga yang menyadari adanya tanda-tanda kebakaran segera menghubungi petugas dan relawan untuk mencegah api meluas ke rumah lain.
Seorang warga setempat, Ira, mengatakan bahwa awalnya api tidak terlihat dari luar bangunan. Namun asap yang semakin tebal membuat warga curiga telah terjadi kebakaran di dalam rumah tersebut.
“Asapnya keluar dari atap, apinya tidak kelihatan. Setelah itu warga langsung panik karena takut merembet ke rumah lain,” ungkap Ira.
Warga sekitar pun berinisiatif mengamankan barang-barang berharga dan membantu pemilik rumah keluar dari bangunan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa warga juga berusaha membuka bagian plafon untuk memastikan sumber api, namun langkah tersebut diurungkan demi keselamatan.
Tak berselang lama, sejumlah unit pemadam kebakaran dan Badan Pemadam Kebakaran (BPK) swadaya tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dengan menyasar bagian atap dan plafon rumah yang menjadi titik api. Proses pemadaman dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa.
Berkat kesigapan petugas dan relawan, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Meski demikian, bagian dalam rumah dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat jilatan api yang membakar plafon dan beberapa struktur kayu. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan dengan konstruksi kayu dan instalasi listrik yang rawan. Pemeriksaan rutin serta kepedulian lingkungan dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan