Potensi Wisata Besar, Batu Dinding Mahakam Ulu Belum Tergarap

MAHAKAM ULU – Potensi wisata alam Batu Dinding di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kawasan ikonik yang berada di tepian Sungai Mahakam itu dinilai memiliki daya tarik luar biasa, namun hingga kini belum dikelola secara maksimal sebagai destinasi wisata unggulan daerah.

Batu Dinding dikenal dengan formasi tebing batu yang menjulang tegak dan panorama alam yang masih asri. Keunikan tersebut menjadikan kawasan ini kerap menjadi perhatian warga maupun pelintas sungai. Sayangnya, potensi besar tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Seorang warga Mahakam Ulu, Liah, menilai pengelolaan Batu Dinding selama ini masih sebatas dikenal secara alami tanpa sentuhan penataan yang memadai. Menurutnya, jika dikelola secara serius, Batu Dinding dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi warga melalui sektor pariwisata berbasis alam.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas dasar yang menunjang kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Mulai dari akses menuju lokasi, keberadaan dermaga yang layak, hingga fasilitas umum seperti tempat istirahat dan sanitasi dinilai perlu mendapat perhatian.

“Potensinya sangat besar, tinggal bagaimana pengelolaannya. Kalau ditata dengan baik, dampaknya pasti bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Liah, Sabtu (17/01/2026).

Hal senada disampaikan Nguhai, warga yang kerap melintasi kawasan tersebut melalui jalur sungai. Ia menyebut selama ini Batu Dinding lebih dikenal sebagai penanda alam dan bagian dari jalur transportasi, bukan sebagai objek wisata yang benar-benar dikembangkan.

Menurut Nguhai, pengembangan wisata Batu Dinding seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga melibatkan masyarakat lokal secara aktif. Dengan pelibatan warga, pengelolaan wisata dinilai akan lebih berkelanjutan dan mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

“Kalau warga dilibatkan sejak awal, rasa memiliki akan tumbuh. Alam terjaga, budaya tetap hidup, dan ekonomi masyarakat juga bergerak,” tuturnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat memasukkan pengembangan Batu Dinding sebagai bagian dari strategi pembangunan berbasis potensi lokal. Selain memperkuat identitas Kabupaten Mahakam Ulu sebagai daerah tujuan wisata alam, pengelolaan yang baik juga diyakini mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedalaman tersebut. []

Admin04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com