Misteri Kematian di Area PT MUTU, Polisi Lakukan Penyelidikan

BARITO SELATAN — Warga Kabupaten Barito Selatan dikejutkan oleh penemuan tiga jenazah di kawasan perbukitan Gunung Suwalang, tepatnya di area PIT Suwalang milik PT MUTU, Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga pada Senin dini hari (19/01/2026).

Ketiga korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar jurang area disposal atau lokasi penimbunan tanah pertambangan. Informasi awal menyebutkan, ketiganya bukan merupakan karyawan perusahaan tempat jenazah tersebut ditemukan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, salah satu korban diketahui merupakan warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai pemotong kayu sekaligus sopir truk pengangkut kayu. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan warga ke pihak kepolisian.

Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea membenarkan adanya penemuan tiga jenazah tersebut. Ia menyebutkan, aparat kepolisian turut mengamankan satu unit truk yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. “Kami telah mengamankan satu unit truk sebagai bagian dari barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” ujar AKBP Jecson saat ditemui di Kamar Jenazah RSUD Jaraga Sasameh, Selasa (20/01/2026).

Ia menjelaskan, ketiga korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (18/01/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah telah mengalami pembengkakan dan kekakuan, sehingga kuat dugaan korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelum dievakuasi.

Personel Polsek Gunung Bintang Awai yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Aparat juga berkoordinasi dengan pihak PT MUTU guna memastikan batas wilayah administrasi, apakah lokasi kejadian masuk wilayah Kabupaten Barito Selatan atau Barito Utara.

AKBP Jecson mengungkapkan, identitas ketiga korban telah diketahui, masing-masing bernama Satriansyah, warga Desa Muara Singan, serta Paman Utuh bersama istrinya Diana, warga Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan. “Ketiga jenazah telah dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh untuk dilakukan visum. Pemeriksaan ini penting guna memastikan penyebab kematian para korban,” jelasnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti tambahan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. “Perkara ini masih kami dalami. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan kepada aparat kepolisian,” tegas Kapolres.

Hingga kini, penyebab pasti kematian ketiga korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Barito Selatan. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com