BARITO SELATAN — Kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Kartini, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Rabu (21/01/2026) sore. Seorang pemuda pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PT Sinar Alam Duta Perdana (SADP). Dalam insiden yang sama, seorang pesepeda juga mengalami luka serius.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Korban meninggal diketahui berinisial H, warga Jalan Ibunda, Kelurahan Hilir Sper. Sementara korban lain bernama Aldianor, warga Jalan Jelapat, Kelurahan Jelapat, mengalami cedera pada kaki kanan akibat tertabrak sepeda motor korban H yang terpental setelah benturan.
Berdasarkan keterangan Aldianor, kejadian bermula ketika ia pulang kerja dari arah Jalan Kartini sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, ia mengayuh sepeda di sisi kiri jalan. Sebuah truk tangki BBM melaju dari belakang dan berusaha mendahuluinya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor yang dikendarai H dengan kecepatan cukup tinggi dari tikungan.
Menurut Aldianor, jarak antara kendaraan sudah terlalu dekat sehingga tabrakan antara sepeda motor dan truk tangki tidak dapat dihindari. Benturan keras membuat sepeda motor korban terpental dan menghantam dirinya yang berada di jalur kiri jalan.
“Posisinya di Jalan Kartini dekat menara telekomunikasi. Saya melihat motor itu melaju cukup kencang dari arah berlawanan, sementara truk sedang menyalip saya. Motor tersebut seperti oleng saat menikung,” tuturnya saat ditemui di RSUD Jaraga Sasameh Buntok.
Ia menambahkan, setelah sepeda motor menghantam truk, kendaraan tersebut terlempar dan menabraknya hingga ia terjatuh dan kehilangan kesadaran. Akibat kejadian itu, Aldianor mengalami luka serius pada tiga jari kaki kanan dan harus mendapatkan perawatan medis.
Korban H dan Aldianor segera dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok. Namun, nyawa H tidak dapat diselamatkan dan jenazahnya kemudian dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan. Sementara Aldianor masih menjalani perawatan intensif akibat luka yang dideritanya.
Kepolisian membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Kapolres Barito Selatan AKBP Jecson R. Hutapea melalui Kasat Lantas AKP Andri Wicaksono menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab kecelakaan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan. Mohon waktu karena proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya singkat melalui pesan tertulis.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Sinar Alam Duta Perdana belum memberikan keterangan resmi terkait keterlibatan armada mereka dalam kecelakaan yang merenggut satu korban jiwa tersebut. []
Admin04
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan