NUSA TENGGARA BARAT — Niat seorang pelajar perempuan untuk menikmati panorama matahari terbit berujung tragedi. Seorang siswi berinisial LZ (17) asal Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi korban pemerkosaan disertai perampasan. Pelaku berinisial E kini telah ditangkap aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur Iptu Arie Kusnandar mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama seorang temannya pergi ke Taman Kota Selong. Di lokasi itu, korban bertemu dengan terduga pelaku, yang kemudian mengajak korban menuju kawasan Pantai Labuhan Haji.
“Peristiwa ini bermula dari rencana korban dan temannya yang hendak melihat matahari terbit di Pantai Labuhan Haji. Saat berada di Taman Kota Selong, korban bertemu dengan terlapor dan akhirnya berangkat bersama ke pantai,” ujar Arie, Jumat (23/01/2026).
Setibanya di Pantai Labuhan Haji, korban diajak berkeliling oleh pelaku hingga akhirnya terpisah dari temannya. Pelaku kemudian membawa korban ke lokasi yang sepi dan dipenuhi semak-semak. “Korban terpisah dari temannya di perjalanan, lalu dibawa ke tempat yang sepi. Di sana korban diancam menggunakan senjata tajam sebelum pelaku melakukan pemerkosaan,” ungkap Arie.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku juga merampas perhiasan serta uang milik korban setelah melakukan aksi bejat tersebut. Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Dalam waktu kurang dari 1×24 jam, pelaku E berhasil diamankan di kediamannya di Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Saat ini, pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini kembali menyoroti kerentanan anak dan remaja terhadap kejahatan seksual, sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan dan keamanan di ruang-ruang publik. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan