TANAH BUMBU — Sebuah kecelakaan mengagetkan terjadi di Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Desa Pagaruyung, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (22/01/2026). Sebuah mobil Honda HR-V menabrak pagar pemakaman setelah tersenggol truk yang melaju dari arah Banjarmasin, menimbulkan kepanikan di jalan yang ramai pada pagi hari.
Kapolsek Kusan Hilir, Iptu Badaruddin, menjelaskan kronologi kejadian. Mobil HR-V berpelat nomor DA 1403 JW awalnya keluar dari Jalan Arif Rahman Hakim menuju Jalan Brigjen H. Hasan Basri. Saat bersamaan, sebuah truk melaju dari arah Banjarmasin menabrak bagian belakang HR-V, membuat pengemudi kehilangan kendali. “Mobil itu langsung menabrak pagar pemakaman. Untungnya, pengemudi dan penumpang selamat dan tidak mengalami luka serius,” ujar Badaruddin kepada wartawan.
Benturan keras merusak bagian depan dan belakang HR-V, serta membuat pagar pemakaman jebol. Insiden terjadi saat arus lalu lintas pagi cukup padat dengan warga yang beraktivitas, sehingga sempat menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi kejadian.
Petugas kepolisian segera turun tangan untuk menenangkan situasi, melakukan pengaturan arus lalu lintas, dan memastikan tidak ada korban jiwa. Badaruddin menegaskan sopir truk dalam kondisi prima dan tidak mengantuk saat insiden terjadi. “Setelah kecelakaan, kedua pihak dibawa ke Polsek Kusan Hilir untuk dimintai keterangan. Mereka sepakat menyelesaikan kejadian ini secara damai,” lanjutnya.
Warga sekitar yang menjadi saksi mengaku sempat kaget melihat mobil menghantam pagar pemakaman. “Suara benturannya sangat keras, orang-orang langsung keluar rumah melihat apa yang terjadi,” kata salah satu saksi yang tidak mau disebut namanya.
Meski tidak ada korban luka serius, peristiwa ini mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati saat berkendara di jalan padat dan berhati-hati di persimpangan serta area permukiman. Petugas kepolisian mengimbau pengendara untuk tetap menjaga jarak aman dan mematuhi aturan lalu lintas.
Insiden ini juga menjadi peringatan bagi pengemudi agar tetap waspada meski berada di jalan familiar. Menurut Badaruddin, kecepatan yang tidak sesuai dan ketidakwaspadaan sekecil apa pun dapat berakibat fatal, terutama di jalan yang ramai dengan aktivitas warga. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan