BULUNGAN – Warga Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), panik saat layanan internet Telkomsel dan IndiHome mendadak terganggu pada Kamis (22/01/2026). Gangguan ini menimbulkan kekacauan aktivitas sehari-hari, mulai dari pekerjaan, sekolah daring, hingga hiburan keluarga di rumah.
Sejumlah pelanggan IndiHome melaporkan koneksi internet yang tidak stabil sejak pagi. Kecepatan internet menurun drastis, sering terputus, bahkan tidak bisa diakses sama sekali. Kondisi ini memicu frustrasi warga yang kini sangat bergantung pada layanan digital.
Rachmad, warga Jalan Sabanar Lama, menceritakan pengalaman saat koneksi internetnya mati. “Awalnya saya kira handphone yang bermasalah. Tapi ketika menyalakan TV kabel UseeTV juga tidak bisa, berarti memang jaringan WiFi rumah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa gangguan semacam ini sangat menyulitkan pekerjaan dan kegiatan anak-anak di rumah.
Meski layanan berangsur pulih menjelang siang, warga tetap kesal. “Kami bayar Rp 306 ribu per bulan. Harapannya gangguan seperti ini tidak terulang, karena hampir semua aktivitas sekarang bergantung pada internet,” tegas Rachmad.
Gangguan juga berdampak pada pembelajaran daring anak-anak dan produktivitas kerja dari rumah. Menurutnya, anak-anak yang seharusnya mengikuti kelas online terpaksa menunggu jaringan kembali normal, sementara pekerjaan profesional ikut tertunda. “Bukan hanya untuk bekerja, tapi juga untuk kebutuhan rumah tangga dan hiburan anak-anak,” tambah Rachmad.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Telkomsel maupun Telkom Indonesia terkait penyebab gangguan dan estimasi pemulihan layanan. Warga berharap operator segera bertindak agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat ketergantungan masyarakat terhadap internet kian tinggi.
Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah dan operator telekomunikasi mengenai kualitas infrastruktur digital. Gangguan mendadak seperti ini menekankan urgensi layanan internet yang stabil untuk mendukung pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat di era digital.
Warga diminta tetap sabar dan mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi masing-masing penyedia layanan sambil berharap jaringan segera pulih sepenuhnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan