KOTAWARINGIN TIMUR — Suasana siang yang semula tenang di Jalan Panjaitan Selatan Gang Mansyur, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, mendadak mencekam setelah asap terlihat membubung dari sebuah gudang rumah warga.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 12.24 WIB. Warga sekitar menjadi pihak pertama yang mengetahui kejadian tersebut dan langsung melaporkannya ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur.
Merespons laporan itu, Peleton I Disdamkarmat Kotim bergerak cepat. Hanya berselang satu menit setelah laporan diterima, unit pemadam langsung meluncur ke lokasi dan tiba sekitar pukul 12.35 WIB.
Komandan Peleton I Disdamkarmat Kotim, Akhmad Ilham Wahyudi, mengatakan petugas segera melakukan penilaian awal dan menetapkan status kebakaran kuning. “Begitu tiba di lokasi, kami langsung melakukan size up dan menetapkan status kebakaran kuning. Api kami tangani agar tidak menjalar ke bangunan lain,” ujar Akhmad Ilham Wahyudi.
Ia menjelaskan, proses pemadaman dan pendinginan berjalan cepat berkat koordinasi yang solid antara petugas dan relawan. “Petugas langsung melakukan pendinginan dan overhaul. Api berhasil dilokalisir dalam waktu kurang dari 20 menit,” katanya.
Operasi pemadaman melibatkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit rescue Hilux merah, dibantu sejumlah relawan, di antaranya Relawan Pemadam Kebakaran Ketapi 3, Masyarakat Peduli Api Teluk Dalam, Relawan Api Swadaya Baamang, serta Relawan Masjid Jami’ As-Salam.
Pendinginan dimulai pada pukul 12.37 WIB, pemeriksaan akhir rampung pukul 12.55 WIB, dan operasi dinyatakan selesai pukul 13.01 WIB. Seluruh personel kembali ke markas sekitar pukul 13.14 WIB.
Gudang rumah tersebut diketahui milik Anna Wijayanti (35), seorang ibu rumah tangga yang tinggal bersama suami dan empat anaknya. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. “Tidak terdapat korban luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia. Seluruh penghuni rumah dalam kondisi aman,” jelas Akhmad Ilham.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1 juta.
Akhmad Ilham memastikan selama proses penanganan tidak ditemukan kendala berarti. “Cuaca mendukung dan akses ke lokasi cukup baik, sehingga proses pemadaman berjalan lancar hingga dinyatakan aman,” pungkasnya. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan