BALANGAN – Kobaran api kembali menghanguskan permukiman warga. Kali ini, kebakaran melanda Desa Hukai RT 01, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Senin pagi (26/01/2026), dan membuat empat bangunan terdampak dengan tingkat kerusakan berbeda.
Insiden tersebut mengakibatkan dua rumah warga ludes terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan. Api menyebar cepat di kawasan permukiman yang didominasi bangunan semi permanen, sehingga warga sempat panik menyelamatkan diri dan barang berharga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan mencatat laporan kebakaran masuk sekitar pukul 09.58 Wita. Berkat respons cepat petugas dan relawan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya hanya dalam waktu kurang lebih 12 menit, tepatnya pada pukul 10.10 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menyampaikan bahwa dampak kebakaran cukup signifikan meski tidak menelan korban jiwa. “Kerusakan paling parah menimpa dua rumah yang terbakar habis. Satu rumah lainnya rusak cukup berat, dan satu lagi hanya terdampak ringan. Yang terpenting, tidak ada warga yang mengalami luka maupun meninggal dunia,” katanya saat memberikan keterangan.
Rumah-rumah yang terdampak diketahui dihuni oleh satu kepala keluarga bernama Masdiah, serta tiga kepala keluarga lainnya masing-masing Rini, Ahmad Maulinor, dan Gavi. Selain itu, satu unit rumah dalam kondisi kosong juga ikut tersentuh api.
Rahmi menjelaskan, proses pemadaman berlangsung relatif cepat karena kondisi lapangan cukup mendukung. “Akses jalan menuju lokasi mudah dilalui kendaraan pemadam, dan sumber air tersedia dengan baik. Itu sangat membantu petugas di lapangan,” ujarnya.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Balangan bekerja sama dengan TRC Kecamatan Juai dan Kecamatan Halong. Upaya pemadaman juga melibatkan personel Polsek Juai, Koramil Juai, unsur Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), serta relawan setempat.
Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pendataan awal terhadap warga terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan darurat dan penanganan lanjutan.
Hingga Senin (26/1/2026) siang, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi kebakaran akibat kelalaian maupun faktor teknis di lingkungan permukiman padat. []
Admin03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan