KUTAI BARAT – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat menggelar upacara penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian kepada sejumlah personel, yang dirangkai dengan penyerahan penghargaan dari Bupati Kutai Barat kepada Polsek Melak atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian aset daerah. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja aparat kepolisian dalam menjaga keamanan serta menegakkan hukum di wilayah Kutai Barat.
Upacara berlangsung pada Senin, (26/01/2026), sekitar pukul 08.00 Wita, di halaman Mapolres Kutai Barat. Prosesi dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Barat AKBP Boney Wahyu Wicaksono, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Wakapolres Kutai Barat, para pejabat utama Polres Kutai Barat, Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh personel Polres Kutai Barat yang mengikuti upacara. Prosesi berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan nilai disiplin dan profesionalisme institusi Polri.
Dalam amanatnya, Kapolres Kutai Barat menegaskan bahwa penganugerahan Satyalencana Pengabdian XXXII Tahun, XVI Tahun, dan VIII Tahun merupakan bentuk penghargaan negara kepada anggota Polri yang telah menunjukkan loyalitas, integritas, dan pengabdian tanpa catatan pelanggaran selama masa dinasnya.
Ia menyampaikan, “Tanda kehormatan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan cerminan komitmen moral dan tanggung jawab anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.”
Kapolres berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus meningkatkan profesionalitas dan keteladanan. Selain itu, penghargaan ini diharapkan mendorong seluruh personel Polres Kutai Barat agar senantiasa menjunjung tinggi etika kepolisian serta disiplin dalam bertugas.
Berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia, puluhan personel Polres Kutai Barat secara resmi menerima Satyalencana Pengabdian sesuai masa baktinya. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian yang konsisten dan berkelanjutan kepada institusi Polri dan masyarakat.
Usai pelaksanaan penganugerahan Satyalencana, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari Bupati Kutai Barat kepada Polsek Melak. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Polsek Melak dalam mengungkap kasus pencurian aset daerah di wilayah Kecamatan Melak, yang dinilai memiliki dampak penting dalam menjaga aset pemerintah daerah dan kepercayaan publik.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Melak AKP Gatot Siswanto, bersama Kanit Reskrim Polsek Melak, Aiptu Reason Sinaga, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan kerja sama tim dalam penanganan kasus tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Kutai Barat, khususnya Polsek Melak, atas dedikasi dan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menilai keberhasilan pengungkapan kasus pencurian aset daerah mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemkab Kutai Barat dan Polri. “Saya berharap kerja sama ini terus diperkuat, sehingga upaya penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Kutai Barat, Kapolres Kutai Barat, serta para penerima penghargaan. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 08.45 Wita dan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. []
Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan