Kontainer Lepas, Jalur Banjarbaru–Karang Intan Lumpuh Total

BANJARBARU – Arus lalu lintas di jalur utama Banjarbaru–Karang Intan lumpuh total setelah sebuah truk kontainer mengalami kecelakaan dan menjatuhkan peti kemas di Jalan Ir PM Noor, Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, Selasa sore (27/01/2026). Insiden ini sontak memicu kemacetan panjang dan kepanikan pengguna jalan.

Peti kemas berukuran besar yang terlepas dari badan truk melintang tepat di tengah jalan, menutup seluruh akses kendaraan dari dua arah. Jalur tersebut dikenal sebagai salah satu urat nadi penghubung Banjarbaru dengan Kabupaten Banjar.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.38 Wita. Truk kontainer dengan nomor polisi DA 8176 TAH diketahui mengangkut kardus kemasan air minum dari Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, menuju kawasan Mandiangin. Saat melintas di lokasi kejadian, truk mengalami gangguan hingga muatan terlepas dan jatuh ke badan jalan.

Petugas kepolisian bersama instansi terkait langsung turun tangan untuk menangani situasi darurat tersebut. Langkah cepat dilakukan guna mencegah kemacetan semakin parah.

“Kami langsung fokus mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang lebih panjang,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Banjarbaru, AKP Embang Pramono, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Menurutnya, peti kemas yang sempat menutup jalan kini telah berhasil dipindahkan ke bahu jalan. Namun, proses evakuasi kendaraan berat masih berlangsung dan dilakukan secara bertahap.

“Untuk sementara, kami terapkan sistem buka tutup jalur. Personel sudah kami tempatkan di beberapa titik dan kami juga dibantu Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran serta mengerahkan mobil derek. Unit crane juga disiapkan untuk mengangkat sisa muatan yang masih berada di badan jalan.

“Keselamatan pengguna jalan jadi prioritas. Setelah kontainer terangkat sepenuhnya, arus lalu lintas akan kembali dinormalkan,” jelasnya.

Terkait informasi yang sempat beredar mengenai adanya sopir yang terjepit dalam insiden tersebut, pihak kepolisian memastikan kabar tersebut tidak benar.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka berat. Seluruh pengemudi dan penumpang dari kedua kendaraan dalam kondisi selamat. Kerugian yang timbul bersifat materiil,” tegas Embang.

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Seluruh barang bukti telah diamankan guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kendaraan akan kami cek kelayakannya, termasuk dokumen dan kondisi teknisnya. Proses ini penting untuk memastikan faktor penyebab kejadian,” tambahnya.

Menanggapi anggapan masyarakat yang menyebut Jalan Ir PM Noor sebagai jalur rawan kecelakaan, Embang menilai berdasarkan data kepolisian dua tahun terakhir, lokasi tersebut tidak termasuk titik dengan angka kecelakaan tinggi.

“Memang lalu lintas di sini padat dan penerangan terbatas, terutama malam hari. Namun secara statistik, angka kecelakaan masih tergolong rendah. Meski begitu, kami tetap mengimbau pengendara agar lebih waspada,” pungkasnya. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com